Sang kolonel tersebut tak bisa mengelak sewaktu penyidik menunjukkan bukti rekaman kamera amatir warga dan kamera pengawas kepadanya.
Priyanto pun menyerah dan dia mengaku membuang tubuh Handi dan Salsa ke Sungai Serayu.
Diketahui sebelum pulang ke satuannya, Kolonel Priyanto juga sempat meminta Kopda Ahmad Soleh untuk mengganti warna cat mobil Isuzu Phanter yang semua hitam menjadi abu - abu.
Priyanto ditangkap di Gorontalo yang kebetulan saat itu menjabat sebagai Kepala Seksi Intel Korem 133/Nani Wartabone.
"Dari Gorontalo dibawa ke Manado (Pomdam XIII/Merdeka). Tengah malam itu. Sampai sini jam 06.30 WIB itu," ucap Komandan Polisi Militer Kodam XIII/Merdeka Kolonel Corps Polisi Militer Tri Cahyo Budi, Rabu 29 Desember 2021 lalu.
Sedangkan Kopda Andreas ditangkap saat bertugas di Kodim 0370/Gunungkidul dan Kopda Ahmad Sholeh ditangkap di Kodim 0716/Demak. Kemudian, atas perintah Puspomad, ketiga tersangka diterbangkan ke Jakarta pada 26 Desember 2021.










