Berikut Reka Adegan Kolonel Priyanto Dkk Buang Jasad Sejoli di Nagreg ke Sungai Serayu

Berikut Reka Adegan Kolonel Priyanto Dkk Buang Jasad Sejoli di Nagreg ke Sungai Serayu

Raja Ade Romania

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menggelar rekonstruksi pembuangan jasad sejoli korban kecelakaan di Nagreg ke Sungai Serayu.

Rekonstruksi tersebut digelar di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Senin 3 Januari 2022.

Banyumas menjadi saksi bisu betapa kejinya 3 prajurit TNI membuang jasad Handi Harisaputra (18) dan Salsabila (14).

Rekonstruksi dengan adegan pembuangan jasad dilakukan di atas Jembatan Sungai Tajum, di Desa Menganti, Kecamatan Rawalo. Sungai Tajum merupakan anak aliran sungai Serayu tempat jasad sejoli ditemukan.

Jembatan itu berdiri di atas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap.

Berikut Reka Adegan Kolonel Priyanto Dkk Buang Jasad Sejoli di Nagreg ke Sungai Serayu

Dilansir Terkini.id via kumparan, reka adegan di atas jembatan ini memakan waktu sekitar 20 menit. Mulai pukul 14.06 hingga pukul 14.26 WIB.

Tiga tersangka yakni Kolonel Priyanto, Kopda DA dan Kopda Ahmad dihadirkan secara langsung. Ketiganya memakai baju tahanan berwarna kuning.

Rekonstruksi tersebut juga dijaga ketat aparat gabungan dari PM dan polisi. Warga hanya bisa melihat dari jarak jauh.

Dalam reka adegan itu, terungkap tiga prajurit TNI AD datang dari arah selatan (Cilacap) menggunakan mobil pengganti Isuzu Panther warna hitam dengan nopol B 300 Q.

Sampai di tengah jembatan, ketiganya lantas berhenti. Korban Salsabila dibuang dari sisi barat jembatan dengan posisi kepala terlebih dahulu.

Sementara Handi, kekasihnya, dibuang di titik yang sama namun dengan posisi kaki terlebih dahulu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudussy mengatakan, pihak kepolisian hanya membantu melakukan pengamanan di sekitar lokasi saat rekonstruksi pembunuhan.

"Benar ada rekonstruksi di jembatan Desa Manganti, Banyumas. Polri hanya membantu pengamanan saja, pelaksanaan sepenuhnya dari Puspom TNI AD, Denpom jaya, Siliwangi dan Diponegoro," kata Iqbal.