Titik Terang Kasus Handi dan Salsa, Akting Kolonel Priyanto Terbongkar

Titik Terang Kasus Handi dan Salsa, Akting Kolonel Priyanto Terbongkar

EP
Khaera Ummah
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Tiga personel TNI AD terlibat pembunuhan Handi Saputra dan Salsabila. Diduga otak dari kasus ini ialah Kolonel Inf Priyanto.

Kolonel Priyanto yang menolak membawa Handi dan Salsa ke rumah sakit setelah kecelakaan akibat tabrakan dengan mobil pelaku di kawasan Nagreg, kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu 8 Desember 2021.

Dia juga yang memiliki ide keji membuang tubuh Handi dan Salsa ke Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga turut menyoroti kasus tersebut. Dia menegaskan bahwa oknum perwira menengah yang berkaitan kematian Handi dan Salsa merupakan aktor utamanya.

"Dan memang yang menjadi inisiator sekaligus pemberi perintah untuk tindakan yang masuk dalam beberapa pasal tadi, termasuk pembunuhan berencana ini adalah Kolonel Priyanto. Nah, sehingga sudah terbukti dari konfrontasi ini," ujar Jenderal Andika dikutip dari laman detikcom, Jumat 31 Desember 2021.

Priyanto bersama Kopda Ahmad Sholeh dan Kopda Andreas Dwi Atmoko saat ini sudah ditahan. Pihak Puspomad yang menangani kasus tersebut.

Saat dilakukan penangkapan terhadap tiga oknum TNI ini, sumber dari Puspomad yang dilansir dari laman detikcom mengatakan Kopda Ahmad Shokeh dan Kopda Andreas langsung mengakui perbuatannya saat diperiksa penyidik. Sedangkan Priyanto malah berakting.

Priyanto sempat berbohong saat ditanya soal keberadaannya di Bandung pada Rabu 8 Desember 2021.

"Saya tidak pernah ke Bandung," ujar Kolonel Priyanto dikutip dari laman detikcom.

Tak hanya itu, catatan karcis parkir gratis salah satu hotel di Bandung merupakan bukti ditemukan penyidik yang tidak dapat dibantah oleh Kolonel Priyanto.