Terkini, Nunukan – Suwardi, ST, M.Kes, MH resmi terpilih sebagai Ketua Kosgoro 1957 Kabupaten Nunukan periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) II yang digelar di Nunukan, Sabtu, 2 Mei 2026.
Usai terpilih, Suwardi langsung menyiapkan kepengurusan baru yang mana didalamnya terdiri dari berbagai profesi seperti pengusaha muda, pengacara, tokoh masyarakat, wartawan, dan beberapa profesi lainnya.
Suwardi menegaskan, dalam kepengurusan baru tersebut akan memprioritaskan penguatan sektor ekonomi produktif serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan program strategis lainnya yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pedalaman.

“Ke depan, Kosgoro sebagai salah satu pilar utama Partai Golkar akan memperkuat kolaborasi untuk bersama-sama membesarkan Golkar,” ujar Suwardi saat dihubungi melalui WhatsApp, Senin, 4 Mei 2026.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah komoditas rumput laut, yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Nunukan. Suwardi berkomitmen mendorong pembinaan dan peningkatan nilai tambah produk bagi para petani.
“Nunukan merupakan daerah penghasil rumput laut, sehingga kami akan fokus pada pembinaan dan pemberdayaan petani agar nilai ekonominya semakin meningkat,” jelasnya.
Tak hanya sektor ekonomi, Suwardi juga menyoroti persoalan krisis air bersih dan keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil.
Sebagai langkah konkret, Kosgoro 1957 akan menggulirkan program pengobatan gratis secara rutin bagi masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan.
Selain itu, penyediaan infrastruktur air bersih sederhana juga menjadi target awal untuk membantu masyarakat di pedalaman.
“Kami ingin membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman, agar bisa mendapatkan akses air bersih yang selama ini masih menjadi persoalan di Nunukan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Nunukan dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten III Administrasi Umum, Sirajuddin, berharap Kosgoro 1957 dapat terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nunukan.










