Ketua DPRD Sulsel Terima Aspirasi Ribuan buruh, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan

Ketua DPRD Sulsel Terima Aspirasi Ribuan buruh, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan

Muh Nasruddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Rachmatika Dewi menerima aspirasi buruh dari organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FPMI) saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor sementata DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani Kota Makassar, Jumat 1 Mei 2026.

Ribuan buruh menggelar aksi ujuk rasa sebagai bentuk peringatan Hari Buruh yang jatuh pada hari ini. Cicu sapaan akrab Rachmatika Dewi didampingi sejumlah legislator dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana.

Cicu di hadapan massa FPMI menegaskan bahwa aspirasi serikat buruh yang menjadi kewenangan pemerintah pusat akan diteruskan ke Jakarta.

"Terkait aspirasi buruh hari ini, kalau itu menjadi kewenangan kami pasti kami tindak lanjuti, tetapi kalau bukan kewenangan kami, kami akan teruskan kepada pihak yang berwenang dalam hal ini pemerintah pusat," ujar Cicu di lokasi setelah meneken aspirasi FPMI.

Salah satu tuntutan FPMI adalah mendesak revisi Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan agar dikeluarkan dari paket Undang-Undang Omnibus Law.

Menurut Cicu, tuntutan tersebut bakal diteruskan ke pemerintah pusat, khsusunya DPR RI. Adapun soal isu lokal yang dibawa FPMI, maka segera disampaikan kepada Dinas Ketenagakerjaan Sulsel.

"Tadi juga ada isu lokal yang meminta pengawasan Dinas Ketenagakerjaan terkait perusahaan perusahaan lokal di sulawesi Selatan," tutur Cicu.

"Ini yang akan menjadi perhatian dari kami agar dinas ketenagakerjaan melanjutkan aspirasi serikat buruh," imbuh legislator Fraksi Nasdem ini.

Di sisi lain, Cicu mengapresiasi aksi serikat buruh yang berlangsung aman dan tertib.

Menurut legislator Dapil Sulsel 1 ini, tradisi peringatan Hari Buruh yang damai patut diapresiasi dan menjadi contoh gerakan unjuk rasa kelompok lain.

"Setiap tahun peringatan hari buruh di Sulsel berlangsung kondusif, jadi itu sangat kita apresiasi. Mudah-mudahan tradisi ini selalu kita jaga dan menjadi contoh penyampaian aspirasi yang sebaik baiknya," tandas Cicu.

Setelah berdialog dengan perwakilan FPMI, tak sedikit dari massa yang memakai kemeja biru-putih mengajak Cicu untuk berfoto bersama.

Usai menyampaikan aspirasinya, ribuan massa FPMI langsung membubarkan diri secara tertib dengan dikawal aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar.