Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana yang turut merespons kasus ini.
Ia mengatakan pemeriksaan peluru yang dilakukan pihaknya adalah langkah awal untuk mengungkap kasus ini.
Dari peluru itu nantinya bisa diindentifikasi jenis senjata api apa yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.
"Dari situ nanti diliat, apakah senjata rakitan atau senjata revolver atau milik senjata orang lain,'' kata Komang.
Termasuk dalam kasus ini rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik korban terjatuh dari motor akan jadi salah satu alat bukti dalam mempelajari kasus ini.
Dalam rekaman CCTV itu terlihat ada dua mobil ikut melintas di wilayah tersebut tepat beberapa detik sebelum korban terjatuh. Satu mobil berwarna hitam berjalan lurus, dan satu lagi mobil merah belok ke kiri.
Tak hanya mobil, salah seorang pengendara sepeda motor juga nampak dalam rekaman CCTV yang beredar.
"Nanti. Masih pengembangan, nanti setelah dilakukan penyelidikan, apakah ada unsur kesengajaan, unsur pidana, unsur balas dendam atau unsur lain nanti kita sampaikan setelah adanya penyidikan,'' ujar Komang.










