Pemkot Makassar Perkuat UMKM Lewat Literasi dan Inklusi Keuangan TPAKD

Pemkot Makassar Perkuat UMKM Lewat Literasi dan Inklusi Keuangan TPAKD

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar — Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Makassar akan menggelar kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bertema “Dari Literasi ke Aksi: Akses Keuangan Nyata untuk UMKM Makassar”, Kamis 7 Mei 2026, di Hotel Golden Tulip Makassar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui edukasi literasi keuangan sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan formal yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Acara tersebut dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Makassar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Akhmad Namsum.

Sejumlah narasumber dari sektor perbankan, pembiayaan, marketplace digital, hingga pemerintah daerah turut dihadirkan dalam kegiatan ini.

Mereka di antaranya Supervisor Shopee Merchant Makassar Muhammad Alwi Azis, MSP Produk Non Gadai PT Pegadaian Kantor Area Makassar 1 Rizky SE, Area Micro and Pawning Manager Bank Syariah Indonesia Area Makassar Dwi Agni Ganestra Chaniago, serta Tim Ahli Perekonomian Pemerintah Kota Makassar Faridah Kadir.

Para peserta nantinya tidak hanya mendapatkan edukasi terkait pengelolaan keuangan usaha, tetapi juga kesempatan berdiskusi langsung dengan praktisi dan lembaga jasa keuangan mengenai strategi pengembangan usaha, akses pembiayaan, hingga simulasi pengambilan keputusan bisnis.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Makassar Muhammad Amri mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TPAKD dalam meningkatkan inklusi keuangan di Kota Makassar, khususnya bagi pelaku UMKM yang masih menghadapi tantangan dalam memperoleh akses pembiayaan formal.

“Melalui tema Dari Literasi ke Aksi, kami ingin memastikan bahwa edukasi keuangan tidak berhenti pada pemahaman teori semata, tetapi benar-benar mendorong pelaku UMKM untuk mampu mengambil langkah nyata dalam mengembangkan usahanya,” ujar Muhammad Amri.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sektor jasa keuangan dan platform digital menjadi langkah penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.

Selain sesi edukasi dan diskusi interaktif, kegiatan ini juga menghadirkan klinik keuangan bersama mitra lembaga jasa keuangan.

Melalui layanan tersebut, peserta dapat berkonsultasi langsung terkait produk pembiayaan, pengelolaan usaha, hingga peluang pengembangan bisnis berbasis digital.

Pemkot Makassar berharap kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman finansial pelaku UMKM sekaligus mendorong peningkatan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.