Kebaikan almarhum Najamuddin juga disampaikan tetangganya bernama Serli. Ia mengenal almarhum sebagai pribadi yang baik dan ramah, bahkan pada saat masih hidup almarhum disebut sering bermain dengan anak-anaknya.
Bahkan saat mendengar kejadian yang menimpa almarhum Najamuddin. Ia mengaku kaget sehingga ia ikut ke lokasi kejadian perkara bersama istri almarhum.
"Kalau lagi disini suka bercanda. Ia (almarhum) suka masuk di rumah main sama anak saya. Saya kaget kemarin pas dengar kabarnya. Saya sama suami saya yang antar istrinya ke lokasi kejadian, itukan kabarnya kecelakaan serangan jantung. Tapi pas tau bilang ada luka tembak, saya kaget sekali,'' carita Serli mengenang almarhum.
Serli sudah kenal almarhum sekitar enam tahun. Selama itu, kata dia, tak pernah ada cerita buruk tentang almarhum apalagi masalah yang menyangkut selisih paham dengan orang lain.
"Tidak pernah ribut-ribut dengan orang lain. Semua orang di sini itu bilang Mas Naja (sapaan almarhum) ini orang yang ramah suka main-main. Bahkan kemarin malam sempat main-main sama anak saya sebelum besoknya Mas Naja pergi kerja dan kejadian seperti ini menimpahnya,'' ujarnya.
Almarhum Najamuddin Sewang telah dimakamkan dikampung halamannya, di pekuburan Tappa, Kabupaten Takalar, Sulsel, Senin pagi tadi.
Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ronald mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait proyektil peluru yang menembus badan korban.
Kepolisian juga belum bisa memastikan peluru yang bersarang di ketiak kiri korban berasal dari senjata revolvel atau rakitan. Begitu pun dengan ukuran peluru yang digunakan pelaku masih diteliti di Laboratorium Forensik.
"Ukuran proyektil belum bisa disampaikan karena tadi masih diukur oleh dokter,'' kata Ronald.










