Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean belum lama ini turut menyoroti permintaan mantan Kuasa Hukum Bharada E Deolipa Yumara, Rp 15 Triliun ke Bareskrim Polri.
Mantan pengacara Bharada E, Muhammad Boerhanuddin mengungkapkan beberapa detail tentang kejadian sebelum Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat dibunuh oleh Irjen Ferdy Sambo di rumah dinasnya.
Terkini.id, Jakarta – Beberapa hari terakhir, Bareskrim Polri secara resmi menyampaikan pencabutan kuasa Deolipa Yumara sebagai pengacara Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.
Terkini.id, Jakarta – Sebelum Muhammad Burhanuddin dan Deolipa Yumara diminta untuk mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Bharada E terkait insiden polisi tembak polisi yang kian menjadi buah bibir publik.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E mencabut kuasa Deolipa Yumara dan Boerhanuddin dari status pengacara.
Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara meminta bayaran kepada negara senilai belasan triliun Rupiah usai status dirinya sebagai kuasa hukum tersangka kasus Brigadir J itu dicabut.