Rp123 Triliun Anggaran ke UMKM, Tapi Penyalurannya Lambat dan Berbelit

Rp123 Triliun Anggaran ke UMKM, Tapi Penyalurannya Lambat dan Berbelit

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Merujuk kajian Organisasi Buruh Internasional (ILO), mayoritas UMKM tutup, baik sementara maupun permanen, akibat pandemi Covid-19. Dari total 571 UMKM yang terlibat dalam survei ILO, 28% di antaranya mengaku kehilangan setengah dari pendapatan mereka.

Bantuan pemerintah, baik finansial dan asistensi langsung, menurut ILO adalah salah satu faktor penentu bertahannya UMKM pada gejolak ekonomi selama pandemi.