Terkini, Jeneponto – Semangat gotong royong dan kerja nyata mewarnai setiap sudut Dusun Arungkeke, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto. Di lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1425/Jeneponto, pembangunan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan per Jumat, 1 Mei 2026. Hingga hari ini, progres pengerjaan telah menembus angka 55 persen, membawa harapan baru bagi dua keluarga yang selama ini tinggal dalam kondisi hunian yang kurang memadai.
Jika dilihat langsung di lapangan, perubahan tampak begitu nyata. Dinding rumah telah berdiri kokoh dan utuh, pembagian ruangan semakin jelas terlihat, dan dari pandangan atas, bentuk bangunan sudah menyerupai rumah yang siap huni. Baik bagian eksterior maupun interior telah tersusun rapi, menyisakan hanya pekerjaan penyempurnaan dan tahap akhir yang kini menjadi fokus utama tim pelaksana. Capaian ini menjadi bukti bahwa seluruh rangkaian pekerjaan berjalan sesuai dengan target waktu dan standar kualitas yang telah direncanakan.
Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD dan warga setempat terus bergandengan tangan menjaga ritme kerja. Kolaborasi yang terjalin begitu erat membuat setiap tahapan pembangunan berjalan efektif dan efisien. Lebih dari sekadar menyelesaikan proyek, kehadiran TNI di tengah masyarakat terasa semakin nyata dan bermakna—bukan hanya sebagai pasukan pengaman, tetapi sebagai mitra kerja yang hadir menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

Program RTLH ini menyasar dua unit rumah milik pasangan Jusman/Dahlia dan Burhanuddin/Emmi Erfiana. Kedua keluarga tersebut kini mulai melihat perubahan besar pada hunian mereka, yang dulunya tidak layak dihuni kini bertransformasi menjadi bangunan yang aman, nyaman, dan layak ditempati. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dari implementasi Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menempatkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan hunian layak, sebagai prioritas utama.
Menanggapi perkembangan tersebut, Dandim 1425/Jeneponto yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menyampaikan rasa syukur atas kemajuan yang telah dicapai. “Alhamdulillah, progres pembangunan RTLH saat ini sudah mencapai sekitar 55 persen. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,” ungkapnya dengan penuh optimisme.
Ia juga menegaskan bahwa kecepatan pengerjaan tidak akan pernah mengorbankan mutu hasil bangunan. “Kami terus menekankan kepada seluruh personel agar tetap menjaga kualitas pekerjaan. Tidak hanya cepat selesai, tetapi juga harus kuat, rapi, dan benar-benar layak untuk ditempati oleh masyarakat,” tambahnya.

Menurut Dansatgas, sinergi yang terjalin antara TNI dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan dan percepatan pembangunan ini. “Kebersamaan yang terjalin di lapangan sangat membantu mempercepat setiap tahapan pekerjaan. Inilah hakikat dari TMMD, yaitu menyatukan tenaga dan pikiran untuk membangun desa,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian pembangunan dapat segera rampung sesuai jadwal. “Harapan kami, dalam waktu dekat seluruh pekerjaan bisa selesai, sehingga rumah ini bisa segera dimanfaatkan oleh keluarga penerima dan benar-benar memberikan kehidupan yang lebih baik dan layak bagi mereka,” pungkasnya.










