Cedera akibat kondisi lapangan yang buruk bukan hanya merugikan klub, tetapi juga pemain secara individu. Bagi pesepakbola profesional, satu cedera serius bisa mengancam karier mereka.
Siapa yang Bertanggung Jawab?
Persoalan ini seharusnya tidak hanya menjadi keluhan klub, tetapi juga perhatian serius dari pengelola Liga 1. Regulasi ketat terkait infrastruktur stadion perlu ditegakkan, bukan sekadar wacana di atas kertas.
Jika klub diwajibkan memenuhi standar lisensi untuk berlaga di kompetisi elite, seharusnya fasilitas stadion juga mendapat perhatian yang sama.
Tanpa perbaikan signifikan, ambisi Liga 1 untuk bersaing di level Asia hanya akan menjadi mimpi kosong.
Lebih dari itu, kompetisi yang gagal melindungi pemainnya akan kehilangan esensinya sebagai olahraga profesional.










