Terkini.id, Jakarta - Perubahan rute KRL sudah mendapatkan banyak keluhan dari pengguna KRL, ditambah lagi kerusakan pada eskalator khususnya di St. Manggarai yang mengganggu kenyamanan pengguna. Pihak KAI Commuter Line memohon maaf atas kendala tersebut dan melakukan koordinasi dengan Satker Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Melalui akun Twitter @CommuterLine memohon maaf atas kendala eskalator Stasiun Manggarai.

Berbagai kendala yang ditemukan dan masukan dari penumpang terhadap kenyamanan penggunaan eskalator
pihak KAI melakukan pengecekan dan perbaikan secara menyeluruh yang dilaksanakan pada Kamis, 2 Juni 2022 sampai 3 Juni 2022.
“Dengan adanya perbaikan ini diharapkan performa eskalator jauh lebih baik lagi kedepannya dan seluruh penumpang dapat terlayani dengan baik” tulis keterangan KAI pada Kamis, 2 Juni 2022.
Diketahui sejak Senin, 30 April 2022, salah satu eskalator di Stasiun Manggarai mengalami kerusakan dua kali dalam satu hari yaitu pada pukul 18.30 dan 18.50 WIB, akibat kelebihan beban penumpang yang menggunakan eskalator.
Diketahui, jumlah penumpang di Stasiun Manggarai membeludak dalam beberapa hari terakhir imbas perubahan rute.
Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas sempat menutup sementara akses eskalator dari main hall ke peron 12-13 beberapa menit. Sedikitnya dua teknisi yang terlihat memperbaiki eskalator yang mati.
Salah satu teknisi Edwin menyebut eskalator error karena kelebihan beban. Selain itu, banyak juga orang yang berlari di atas eskalator sehingga ada tekanan dari tiap hentakan kaki penumpang.
“Dengan flow penumpang yang berapa ribu orang ini jadi berhenti. Satu karena beban terlalu penuh. Sudah gitu, banyak orang yang lari, nahan beban juga. Harusnya di eskalator diam saja kan,” ucap Erwin dilansir dari kronologi.id.
Diketahui, eskalator sempat kembali berfungsi usai diperbaiki. Namun, kembali eror pada pukul 18.50 WIB sehingga tak bisa dipakai lagi.
Para penumpang yang hendak naik ke peron atas tampak tergesa-gesa, bahkan ada yang berlarian. Mereka lalu berhenti untuk mengantre dan bergantian naik eskalator.
Sejumlah petugas pun mencoba mengurai penumpukan itu. Mereka mengarahkan agar para penumpang tak hanya menggunakan eskalator, tetapi juga tangga.
Permohonan maaf dari pihak KAI menimbulkan banyak komentar buruk yang membanjiri kolom komentar. Terkait pihak KAI yang sepertinya belum siap melakukan perubahan, yang malah menimbulkan permasalahan baru.

Seperti cuitan dari salah satu komentar bernama @naaTinnaa “harusnya kalau belum siap (masih60%) SO5 di hold dulu smp semua nya siap. Ini kan transportasi public jangan smp pengguna yang harus dikorbankan.... ”
Tidak hanya itu bahkan banyak yang mulai mengeluhkan terkait eskalator ditiap stasiun yang mengalami masalah yang sama dan sampai detik ini belum ada perbaikan.
Salah satu cuitan akun @rabbani667 “Ga Cuma di Manggarai min, di Klender juga tuh eskalatornya rusak teross”
Bahkan ada sebuah komentar menyebut kebiasaan Indonesia yang hanya minta maaf tanpa memberikan kompensasi. Dilansir dari akun @iammctrevor yang memberikan cuitan sinis “Mohon maaf doank, ga ada kompensasi. Indonesia banget”










