Diketahui juga kalau desa tempat tinggal Ni Luh kecil tidak ada akses jalan ke sana. Juga tidak ada jaringan listrik. Termasuk jaringan air bersih.
“Waktu Ni Luh kecil, di sini tidak ada listrik dan air. Jalan juga tidak ada. Listrik itu baru masuk tahun 2012, jalan itu baru ada tahun 2013,” demikian kata ayah Ni Luh seperti dilansir.

Kakek neneknya kemudian menyekolahkan Ni Luh di SD Negeri 5 Selat. Sekolah itu cukup jauh jaraknya.
Untuk bersekolah, Ni Luh harus menyeberangi sejumlah pangkungan alias sungai mati, serta mendaki sebuah bukit.
Beranjak SMP, orang tuanya kembali mengajak Ni Luh ke Makassar. Saat itu kondisi orang tuanya sudah mulai membaik.
Saat itu, Jro diangkat sebagai PNS di Makassar, Sulawesi Selatan. Ni Luh kemudian menempuh pendidikan di SMPN 2 Malili, Sulawesi Selatan.
Saat masih SMA dia pun kembali ke Buleleng dan menempuh pendidikan di SMA Saraswati.

Sebelum berkuliah dan menjadi presenter, Ni Luh sempat menjalani sejumlah pekerjaan di berbagai bidang. Ia juga sempat berpindah-pindah kota, dari Bali, Sulawesi Barat, Surabaya, hingga Makassar.
Pernah Jadi Sales Keliling dan Cleaning Service
Sebagaimana dikutip dari Wikipedia, disebutkan bahwa, sebelum terjun ke dunia jurnalistik, Ni Luh menempuh berbagai jenis pekerjaan untuk membantu keluarganya.
Ketika menempuh sekolah menengah atas (SMA), Ni Luh sambil kerja sebagai asisten rumah tangga (ART).










