"Karena itu saya cawe-cawe. Saya tidak akan netral karena ini kepentingan nasional," tambahnya.
Walaupun begitu, ia mengaku tidak bisa ikut campur terkait siapa sosok Capres dan Cawapres yang akan maju pada Pilpres mendatang.
"Kalau urusan siapa capres cawapres itu urusan partai politik. Saya tidak bisa intervensi. Bisa itu calonnya 2, 3, 4, itu urusan parpol," tuturnya.
Meskipun menyatakan akan cawe-cawe, Jokowi berjanji tidak akan melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Saya tidak akan melanggar aturan, tidak akan melanggar undang-undang," ucapnya.









