Misi ini sudah dipersiapkan sejak 2014 lalu dan pada 2017 UEA mengumumkan program antariksa nasionalnya secara resmi.
Uniknya lagi keberhasilan UEA ini akan menjadi beban bagi badan antariksa China dan Amerika Serikat yang misi ke Mars mereka juga dijadwalkan tiba pada Februari ini.
Amerika Serikat meluncurkan misi yang membawa mobil robotik bernama Perseverance dan sebuah helikopter mini bernama Ingenuity.
Keduanya ditargetkan mendarat di permukaan Mars pada 18 Februari.
Sementara bagi China ini adalah misi pertamanya ke Mars. Misi bernama Tianwen-1 itu diperkirakan akan memasuki orbit Mars pada pekan ini.
Puncak dari misi ini adalah pada Mei mendatang, ketika Tianwen-1 mendaratkan sebuah mobil robotik di belahan selatan Mars.
Yang pasti keberhasilan misi Mars dari Uni Emirat Arab akan menjadi dorongan bagi AS dan China untuk juga sukses dalam misi mereka masing-masing.










