"Kami bersyukur bahwa situasi penerapan regulasi diimbangi dengan pola pergerakan masyarakat, disiplinnya signifikan, relevan, dan saling bergantung. Salah satu contoh regulasi yang masyarakat boleh bergerak berpindah ke satu titik ke titik lain tapi atensinya bukan untuk liburan. Pemerintah selalu mengingatkan itu, syarat-syarat perjalanan tidak dipersulit," terangnya.
Menatap tahun 2022, lanjut Awaluddin ia makin optimistis bahwa kondisi akan jauh lebih baik, kuncinya cuma satu kata dia yakni pengendalian Covid-19 yang harus terus dilakukan dengan baik.
"Belajar dari 2 tahun covid, kita benar-benar mengubah tata cara operasi bandara,"imbuhnya.
"Sampai sekarang konsep cost leadership sudah berbasis unit cost dengan melihat situasi yang pendekatannya sangat dinamis, pola operasi kita menyebutnya airport dynamic based operation, artinya operasi kita sudah dinamis mengikuti kondisi yang ada saat ini,"tutupnya.










