Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Alifurrahman, belum lama ini buka suara soal kasus proyek Hambalang.
Secara mengejutkan, ia membocorkan bahwa sebagian saksi kasus tersebut mati misterius dan dibunuh.
Ia lantas mengungkap kisah awal mula mengapa sebagian saksi kunci dari kasus proyek Hambalang disebut meninggal dunia secara misterius dan bahkan diduga dibunuh.
Selain itu, Alifurrahman juga menjelaskan mengapa Demokrat saat ini mengklaim pemerintahannya lebih baik dari pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Selanjutnya, ia memaparkan bahwa masyarakat sebenarnya kurang mengetahui lebih banyak atau lebih dalam soal kasus proyek Hambalang.
Ia mengklaim bahwa kenyataannya, ada banyak fakta atau hal 'mengerikan' yang masyarakat belum tahu.
Jelasnya, selama ini selalu dikatakan bahwa orang tahu Hambalang adalah proyek yang mandek, gedung yang menakutkan atau proyek yang mencukur para elit Partai Demokrat, mulai dari sekretaris jenderal, bendahara, semuanya terkena dampak.
Adapun hal tersebut disampaikan Alifurrahman dalam sebuah tayangan di kanal YouTube 2045 TV dan bahkan turut melibatkan Menteri Pemuda dan Olahraga.
Katanya, jikalau kasus ini dicermati, sebenarnya sangat mengerikan. Menurut Alifurrahman, ada cerita berdarah tentang sejarah Hambalang dan bahkan ada dugaan kasus pembunuhan.
"Sebagian saksi-saksinya mati misterius, dibunuh," tutur Alifurrahman, dikutip terkini.id via Kabarbesuki pada Sabtu, 30 Oktober 2021.
Ia kemudian menceritakan kisah pertama ini dimulai dengan kesaksian Lisa Lukitawati yang merupakan asisten proyek Hambalang.
Dalam salah satu kesaksiannya, ia tiba-tiba mengaku diancam akan dibunuh oleh banyak orang, termasuk Bu Pur dan Sylvia Soleha.
Bu Pur sendiri adalah orang yang akan bertanggung jawab untuk menarik uang korup dari beberapa pos sekaligus istri seorang komisaris polisi sehingga ia disebut memiliki akses yang ‘mengerikan’.
"Bu Pur menemui Lisa dan bilang bahwa kalau sampai membuka soal aliran uang, maka dia akan bernasib sama dengan Arif Gunawan, Direktur Rifa Medika yang sudah meninggal lebih dulu. Dia juga jadi saksi kunci kasus Hambalang."
Sebelum Lisa datang untuk bersaksi, Arif Gunawan sebenarnya baru pertama kali menelepon Lisa, katanya jangan diungkap rahasianya.
Perasaannya saat itu disebut sangat buruk untuk Lisa dan Arif Gunawan sendiri dikabarkan sudah meninggal dunia pada akhir tahun 2012 silam.









