Usai Ungkap Soal Megakorupsi Hambalang, Akun Twitter Angelina Sondakh Diblokir? Warganet: Negara Harusnya Melindungi Ia

Usai Ungkap Soal Megakorupsi Hambalang, Akun Twitter Angelina Sondakh Diblokir? Warganet: Negara Harusnya Melindungi Ia

Alhini Zahratana

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti eks politikus Partai Demokrat, Angelina Sondakh usai pernyataannya viral di media sosial tentang kasus megakorupsi Hambalang.

Buntut dari pengakuan Angelina dalam acara di Kompas TV kini kabarnya akun Angelina Sondakh diblokir. Hal ini seperti ditulis oleh salah seorang warganet di akun Twitternya.

"Akun Angelina Sondakh di Blokir ada apa ya, Apa mungkin karena terkait dengan Wawancara Kompas Tv Beberapa hari yg lalu, Mungkin Takut melebar di Twitter kali" tulis akun @RD_4WR1212.

Menanggapi hal ini, KPK meminta pada Angelina Sondakh agar melapor terkait kasus pelanggaran pidana rasuah di Hambalang itu.

Pihaknya mengaku hendak menindaklanjuti laporan yang nantinya dibuat Angelina.

"KPK mengajak pihak-pihak yang mengetahui dan memiliki bukti awal dugaan tindak pidana korupsi untuk dapat melaporkan aduannya kepada KPK," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dilansir dari laman Republika pada Selasa, 5 April 2022.

KPK juga mengajak publik yang mengetahui dugaan praktik korupsi untuk melaporkan pada pihaknya melalui email pengaduan@kpk.go.id.

Disaat yang bersamaan, KPK berharap para mantan narapidana korupsi dapat menyampaikan pesan-pesan serta ajakan kepada masyarakat agar jangan sampai melakukan atau terlibat tindak pidana korupsi.

"Karena hukuman pidana korupsi secara nyata memberikan efek jera tidak hanya bagi diri pelaku, tapi juga berdampak kepada keluarga, kerabat dan lingkungan sekitar," katanya.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara, Angelina mengungkapkan alasan tidak membongkar dalang kasus korupsi Hambalang. Padahal, kasus korupsi wisma atlet Hambalang itulah yang telah membuat mantan istri Adjie Massaid tersebut ke balik jeruji besi.

Angelina mengaku tidak berani mengungkap dalang korupsi Hambalang itu demi keselamatan anaknya, Keanu Massaid.

Dia mengungkapkan ingin melihat Keanu tumbuh besar, normal, dan tanpa ketakutan apapun.

Seperti diketahui, Angelina Sondakh terbukti melakukan korupsi ketika menjabat sebagai anggota DPR periode 2009-2014. Angelina menerima suap Rp 12,58 miliar dan 2,35 juta dolar AS dari Permai Group yang sebelumnya telah dijanjikan melalui Mindo Rosalina Manulang.

Namun permintaan KPK terhadap Angelina ini menuai banyak komentar di media sosial. Sebab belakangan KPK dinilai mengalami penurunan dalam menangani kasus korupsi.

"Negara harusnya melindungi Angelina Sondakh sebagai saksi yang wajib dilindungi untuk membongkar rahasia mega korupsi yang belum semuanya terungkap selama ini" tulis akun @Dennysiregar7.