Vale Runners Ikut Nyalakan Euforia Makassar Half Marathon: Berlari untuk Olahraga dan Menghargai Bumi

Vale Runners Ikut Nyalakan Euforia Makassar Half Marathon: Berlari untuk Olahraga dan Menghargai Bumi

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkait MHM yang sudah besar, Bayu mengusulkan agar mengadakan kategori Marathon atau lari berjarak 42,19 kilometer.
"Saya pikir Makassar ini sudah jadi pusat, dan MHM menarik banyak pelari berskala internasional. Saya melihat banyak pelari dari Jakarta datang nih ke Makassar.

Saya harap event ini bisa berkembang, dan mungkin bisa dipertimbangkan agar membuka kategori marathon, yang lebih panjang. Tentu banyak yang harus dirangkul agar event dengan kategori marathon makin sukses," ungkap Bayu.

Ajang Terbesar di Timur Indonesia

Direktur dan Chief Human Capital Officer PT Vale Indonesia, Adriansyah Chaniago, juga tak luput merasakan kemeriahan MHM, yang menjadi event tahunan dan didukung oleh Pemerintah Kota Makassar.

“Event ini bukan main, loud and proud. Tahun ketiga sudah harus digelar dua hari karena begitu besarnya antusiasme,” ujarnya.

Ia mengisahkan bagaimana komunitas Vale Runners awalnya terbentuk dari rasa FOMO alias ikut-ikutan saja. Namun dari situ, banyak yang justru menemukan gaya hidup baru. “Akhirnya jadi habit, jadi kebiasaan sehat.”

Adriansyah pun memberi tips bagi pelari, khususnya untuk kategori half marathon: cukup tidur, nutrisi seimbang, dan dengarkan 'sinyal' tubuh itu sendiri. Harus tahu kapan tubuh itu kuat, kapan harus istirahat.

Dipimpin Perempuan, Digerakkan Semangat untuk Bergerak Sehat

Di balik kekompakan komunitas ini, berdiri sosok perempuan tangguh: Erny Lente, sang captain Vale Runners. Memimpin komunitas dengan anggota dari berbagai latar belakang bukan perkara mudah bagi karyawan PT Vale tersebut.

“Pasti ada tantangan. Apalagi sekarang komunitasnya besar, pendapat berbeda-beda, kemauan juga,” akunya.

Namun, Erny yakin pada satu hal: komunikasi adalah kunci. “Kalau ada yang bisa dibicarakan untuk kemajuan bersama, mari kita bicarakan.”

Erny juga mengisahkan bagaimana Vale Runners sempat vakum, dan kini kembali dengan semangat inklusif. “Dulu hanya untuk karyawan Vale. Sekarang semua orang bisa bergabung, tapi tentu dengan aturan yang tegas.”