Terkini, Makassar – Sebanyak 5.000 pelari sukses menyelesaikan lari lintasan 5 kilometer dan 10 kilometer pada hari pertama Makassar Half Marathon (MHM) yang berlangsung (start dan finish) di Anjungan Pantai Losari Makassar, Sabtu 31 Mei 2025.
Event MHM pada hari pertama berlangsung dengan sukses. Sebelum flag off pertama dimulai untuk 5K, sekira pukul 05.30 WITA, sejumlah tim panitia sudah standby di sejumlah titik di rute lintasan lari. Sejumlah tim medis dengan beberapa armada ambulance juga siaga.
Saat finish, panitia juga dengan sigap membantu para pelari yang terlihat kelelahan, bahkan cedera. Sebagian langsung dipapah, ada juga yang langsung dilarikan dengan kursi roda.
Penyelenggara sukses menghadirkan suasana yang meriah, sesuai tagline 'Loud and Proud'.
Di antara lautan manusia yang lari, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ikut menjajal aspal bersama peserta lain. Munafri mengambil lari 10 kilometer.
Bersama peserta 10 K lainnya, Appi melintasi jalan Penghibur, Jalan Ujung Pandang, Jalan Nusantara, hingga Jalan Ahmad Yani. Rute berlanjut ke Jalan Jenderal Sudirman dan berakhir kembali di Anjungan Pantai Losari.
“Kita habis lari, apalagi happy larinya! Endorfin di ujung itu pasti keluar, jadi pasti happy,” ujar Appi ditemui usai berlari.
Lebih jauh, Appi menilai MHM menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra Makassar sebagai kota ramah dan terbuka. Jika pada event tahun ini MHM mendapat partisipasi sebanyak 10.000 (5.000 peserta 5K & 10K serta 5.000 half marathon), dia optimis tahun depan, bisa naik menjadi 12.000.
“Tentu ini harus menjadi event andalan tiap tahun. Jumlah peserta harus terus meningkat, dan pemerintah berkewajiban mempersiapkan prasarananya,” tegasnya.
Tahun ini, MHM memasuki edisi keempat. Selain peserta dari berbagai provinsi—Sulawesi, Kalimantan, Jawa—tercatat pula kehadiran pelari internasional asal Kenya, Jepang, Brasil, Ethiopia, Singapura, dan Denmark. Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup di lokasi lomba kian menambah magnet acara.
Meski memuji kelancaran pelaksanaan, Appi menyoroti beberapa catatan perbaikan: tata kelola water station, kebersihan area lomba, dan penataan parkir.
“Progress harus semakin terdepan dan semakin disempurnakan,” tandasnya.










