Travel Umrah Sulsel Protes Kenaikan Tiket Lion Air, Kerja Sama Dihentikan Sementara

Travel Umrah Sulsel Protes Kenaikan Tiket Lion Air, Kerja Sama Dihentikan Sementara

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Kalau kami harus meminta tambahan Rp6,5 juta kepada jamaah, tentu itu sangat memberatkan. Selama ini setiap persoalan di airline selalu berujung dibebankan ke travel dan akhirnya ke jamaah,” katanya.

Ia juga menyayangkan kebijakan kenaikan harga yang dinilai dilakukan secara sepihak tanpa adanya komunikasi terlebih dahulu dengan pihak travel sebagai mitra kerja maskapai.

“Kami ini mitra selama ini. Seharusnya ada komunikasi terlebih dahulu, bukan tiba-tiba dinaikkan sepihak,” tegasnya.

Dalam surat keberatan tertanggal 7 Mei 2026, asosiasi memberikan tenggat waktu kepada Lion Air hingga Senin, 11 Mei 2026, untuk memberikan tanggapan dan solusi atas persoalan kenaikan tiket umrah tersebut.

Namun hingga batas waktu yang ditentukan, pihak asosiasi mengaku belum menerima jawaban resmi dari maskapai.

“Belum ada kabar sama sekali dari Lion Air terkait surat yang kami kirim. Karena itu kami kembali mengeluarkan surat kedua per tanggal 11 Mei,” ujar Azhar.

Forum asosiasi berharap Lion Air dapat mengevaluasi kembali kebijakan kenaikan harga tiket umrah agar biaya perjalanan ibadah ke Tanah Suci tetap terjangkau bagi masyarakat.