Travel Umrah Sulsel Protes Kenaikan Tiket Lion Air, Kerja Sama Dihentikan Sementara

Travel Umrah Sulsel Protes Kenaikan Tiket Lion Air, Kerja Sama Dihentikan Sementara

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar — Forum Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah se-Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan keberatan atas kenaikan harga tiket penerbangan umrah yang diberlakukan Lion Air untuk musim umrah 1448 Hijriah.

Kebijakan tersebut dinilai memberatkan travel penyelenggara maupun calon jemaah karena lonjakan biaya dianggap terlalu tinggi dan dilakukan tanpa komunikasi sebelumnya dengan mitra travel.

Empat asosiasi yang tergabung dalam forum tersebut masing-masing Amphuri Sulampua, Asphirasi Sulsel, Ampuh Sulsel, dan Kesturi Sulsel.

Keempat asosiasi tersebut menilai kenaikan tarif tiket umrah dari Embarkasi Makassar berpotensi berdampak langsung terhadap minat masyarakat menjalankan ibadah umrah.

Sikap keberatan itu dituangkan dalam surat bernomor 004/Makassar/V/2026 yang ditandatangani para ketua asosiasi pada Senin, 11 Mei 2026.

Dalam surat tersebut, asosiasi menyatakan akan menarik dan membatalkan dana deposit booking seat dari maskapai Lion Air dalam waktu dekat.

Selain itu, forum asosiasi juga memutuskan menghentikan sementara kerja sama dengan Lion Air terkait penyelenggaraan penerbangan umrah awal musim hingga terdapat penyesuaian harga yang dinilai lebih wajar dan berpihak kepada masyarakat.

Ketua DPD Amphuri Sulampua, Azhar Gazali, menjelaskan persoalan bermula saat Lion Air mengeluarkan surat kepada wholesaler atau broker penjualan seat umrah pada 6 Mei 2026.

Menurut Azhar, surat tersebut berisi pemberitahuan kenaikan harga tiket penerbangan umrah dari berbagai embarkasi di Indonesia, termasuk Makassar.

“Mereka mengeluarkan harga untuk seluruh embarkasi di Indonesia yang terbang umrah,” ujarnya.