Kritikan tajam juga disampaikan terkait bagaimana pemindahan lokasi menunjukkan adanya pihak-pihak yang "dibekingi." Harmansyah menilai, segala hal yang terjadi selama Musda, mulai dari masalah rumahnya hingga pemindahan lokasi, memperlihatkan bahwa proses pemilihan ini dikendalikan oleh kepentingan tertentu.
"Jelas siapa yang sebenarnya dibekingi di sini. Jika Anda tidak paham situasi di HIPMI, sebaiknya jangan mencalonkan diri sebagai ketua," kata Harmansyah dengan nada menyindir.
Sementara itu, Amar Ma’ruf sendiri menanggapi polemik ini dengan santai. Ia menekankan bahwa pemilihannya adalah hasil dari dukungan kuat para anggota HIPMI dan berfokus pada visinya untuk memajukan organisasi.
Dalam pidato kemenangannya, Amar mengajak semua pihak untuk menghentikan perpecahan dan bekerja sama demi kemajuan HIPMI Sulsel.
"Kita adalah keluarga besar HIPMI, dan hanya dengan bersatu kita bisa menghadapi tantangan ke depan. Jangan ada lagi sekat-sekat, kita semua harus bekerja bersama," ujarnya.










