“Tak ada kecurangan sama sekali, semua berjalan sesuai dengan prosedur” sebutnya.
Ia pun meminta semua pihak untuk menggunakan ‘kepala dingin’ dan bersikap rasional ihwal pemilihan Ketua HIPMI Sulsel. Menurutnya, sebagai pengusaha harus selalu mengedepankan rasionalitas.
“Kalau ada yang mau mempersoalkan secara hukum, silakan saja, itu hak dia. Namun, sebagai pengusaha kita harusnya menggunakan kepala dingin dan rasional,” kata dia.
Andi Amar Ma’ruf sebagai ketua umum periode 2024-2027 dalam pidatonya, menekankan pentingnya solidaritas antar anggota HIPMI dan mengajak semua pihak untuk bersatu menghadapi tantangan bersama.
"Jangan ada lagi sekat-sekat, kita sekarang adalah HIPMI, dan kita butuh perjuangan bersama, bukan ancaman," kata Amar dalam pidato kemenangannya.
Sebelumnya, Polemik ini semakin memanas dengan pemindahan mendadak lokasi Musda dari hotel Four Points ke tempat lain, yang menurut Karaka Kilat dan tim kampanyenya merupakan indikasi bahwa proses pemilihan tidak berjalan sesuai aturan.
Harmansyah, kepala kampanye Karaka Kilat, mengkritik keras langkah tersebut dan menyebut pemindahan lokasi sebagai taktik untuk memenangkan Amar.
"Pemindahan ini sangat tidak masuk akal. Sejak awal, Four Points telah ditetapkan sebagai tempat netral oleh steering committee. Jika lokasi musda dipindahkan, jelas ada campur tangan pihak tertentu," ujar Harmansyah saat ditemui di Four Points.
Harmansyah, yang juga mantan Ketua OKK HIPMI Sulsel, menambahkan bahwa Musda ini sangat berbeda dari yang seharusnya. Menurutnya, informasi pemindahan lokasi yang disampaikan melalui media sosial menunjukkan lemahnya profesionalitas dalam organisasi.
"Musda adalah kegiatan internal organisasi, yang seharusnya dijalankan berdasarkan AD/ART serta peraturan organisasi. Mengumumkan hal sepenting itu di media sosial menunjukkan betapa buruknya tata kelola Musda kali ini," tambahnya.










