Terkini.id, Makassar - Hunian hotel di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan signifikan selama libur Lebaran 2023, hanya mencapai 30 persen rata-rata per hari.
Ini merupakan penurunan dibandingkan tingkat hunian rata-rata perhari sebesar 34 persen selama kuartal I/2023.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, mengungkapkan bahwa tingkat hunian yang rendah selama libur Lebaran bukanlah hal yang mengejutkan.
"Penurunan tingkat hunian hotel di wilayah ini sering terjadi saat libur Lebaran," kata Anggiat, Jumat, 28 April 2023.
Anggiat menjelaskan bahwa penghuni hotel di Sulsel, terutama di Makassar, memiliki karakteristik yang berbeda dengan hotel-hotel di destinasi wisata seperti Bali, Lombok, dan Jogja.
Wilayah ini belum memiliki banyak tempat tujuan wisata favorit, sehingga hotel-hotel di sini lebih didominasi oleh kegiatan Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition (MICE).
Oleh karena itu, saat liburan tiba, hanya sedikit masyarakat yang menginap di hotel.
"Di wilayah Makassar atau Sulsel, hunian hotel lebih banyak terkait dengan kegiatan MICE. Karena belum banyak destinasi wisata favorit di sini, tidak mengherankan jika hunian turun selama libur Lebaran. Biasanya setelah Lebaran, tingkat hunian akan naik kembali," ujar Anggiat.
Dengan demikian, situasi hunian hotel yang menurun selama libur Lebaran di Sulsel bukanlah hal yang baru bagi para hotelier di wilayah ini. Mereka telah mengantisipasi penurunan hunian setiap tahun saat Lebaran tiba.










