Terkini, Maros — Bank Sulselbar resmi meresmikan Kantor Cabang Syariah (KCS) Maros di Jalan Baddare Daeng Situru, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Minggu (12/4).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan.
Peresmian yang dimulai pukul 15.30 WITA tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati Maros bersama jajaran Forkopimda, Komisaris dan Direksi Bank Sulselbar, serta perwakilan Bank Syariah Indonesia dan tamu undangan lainnya.
Direktur Utama Bank Sulselbar H Yulis Suandi menegaskan, kehadiran KCS Maros bukan sekadar ekspansi jaringan, melainkan bagian dari arah transformasi bisnis melalui strategi “Sharia First”.
“Peresmian ini menegaskan arah masa depan kami, bahwa pertumbuhan ekonomi daerah harus inklusif dan berlandaskan nilai-nilai syariah seperti keadilan, transparansi, dan keberlanjutan,” ujarnya.
Dalam mendorong transformasi tersebut, Bank Sulselbar mengimplementasikan pendekatan dual banking leverage model (DBLM), yakni optimalisasi aset konvensional untuk memperkuat Unit Usaha Syariah (UUS).
Model ini dinilai mampu mempercepat pertumbuhan bisnis syariah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Bank Sulselbar dan Bank Syariah Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk aliansi strategis.
Kerja sama ini mencakup pengembangan produk dan layanan syariah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan, serta penguatan tata kelola dan kepatuhan syariah.
Dari sisi operasional, Bank Sulselbar terus mendorong efisiensi melalui pengendalian biaya, digitalisasi proses bisnis, dan peningkatan produktivitas.










