"Danny punya approval rating yang tinggi, di atas 75 persen. Wali kota Makassar dua periode. Sehingga Indira Jusuf bisa mendapat elektabilitas cukup besar, karena diasosiasikan dengan Danny Pomanto, apalagi dengan simbol keberlanjutan yang diusung," ucap Ras.
Namun, Indira dinilai masih cukup sulit untuk mengerek naik elektabilitasnya, karena terkait dengan tipologi pemilih masyarakat Makassar yang rasional dan mayoritas muslim.
"Segala urusan-urusannya termasuk politik, itu juga disandarkan dengan agama. Sehingga bicara tentang kepemimpinan, menurut anjuran agama, idealnya laki-laki yang diprioritaskan untuk memimpin," terang dia.
Sementara, Andi Seto Gadhista Asapa-Rezki Mulfiati, menurut dia, masih belum punya gebrakan yang cukup kuat untuk mendongkrak elektabilitas.
"Belum ada yang wow, meskipun dia adalah Mantan Bupati Sinjai. Berbeda dengan waktu Nurdin Abdullah, meskipun Bupati Bantaeng tapi prestasinya terdengar hingga skala nasional," ungkap dia.
Sebagai informasi, PPI sebelumnya merilis hasil survei simulasi Pilwalkot Makassar di Hotel Mercure Makassar, Rabu 7 Agustus 2024 lalu. Survei ini dilakukan pada periode 25-31 Juli 2024 dengan menggunakan metode multistage random sampling.
Ada sebanyak 440 orang responden yang diwawancarai secara tatap muka menggunakan kuesioner, dengan tingkat Margin error ± 4,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.










