Terkini, Makassar - Dalam rangka pemanfaatan peluang perluasan kesempatan kerja di luar negeri, perlu mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dengan kompetensi baik dari aspek teknis maupun bahasa dan budaya negara tujuan melalui pelatihan kerja.
Sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 yang mengamanahkan peningkatan kualitas CPMI melalui pendidikan dan pelatihan kerja.

Hal ini tentu sebagai salah satu bentuk perlindungan yang diberikan pemerintah kepada pekerja migran pada fase sebelum bekerja.
Oleh karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) bekerjasama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) serta PT Timuraya Jaya Lestari selaku perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia yang disingkat P3MI menggelar pelatihan bahasa Inggris bagi puluhan calon Pekerja Migran Indonesia.
Direktur PT Timuraya Jaya Lestari, Muh Nancha Pattanang mengatakan pelatihan bahasa inggris bagi calon pekerja migran Indonesia ini telah melewati proses pendaftaran dan interview serta pembuatan adminstrasi berupa pasport.

"Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Insya Allah akhir bulan ini (akhir Mei) akan diberangkatkan) menuju Arab Saudi,"beber Nancha kepada awak media di Makassar, Senin 13 Mei 2024.
Ia mengatakan para calon pekerja migran Indonesia ini akan bekerja selama dua tahun di beberapa rumah sakit dan klinik di Arab Saudi.
"Kontraknya selama dua tahun. Mereka semua adalah tenaga kesehatan yang akan bekerja di Arab Saudi,"ujarnya dalam sambutannya pada Senin 13 Mei 2024 di Britania School.
Sementara Kepala BP2MI Makassar, Dharma Saputra menyampaikan ucapan terimakasih kepada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Sulawesi Selatan dan dan PT Timuraya Jaya Lestari yang telah membuka sekaligus mempersiapkan peserta yang ingin bekerja di luar negeri agar semakin berkompeten.

"Kompetensi sangat dibutuhkan dan harus diedukasi, bagaimana tenaga kerja dilatih untuk memiliki kompetensi. Kami sebelumnya bersama PT Timuraya Jaya Lestari menghadap untuk menginfokan bahwa ada tenaga kerja yang siap bekerja. Setelah ini akan ada pelatihan lagi,"urainya.










