SBY : Hadapi Krisis Iklim, RI Perlu Strategi Baru

SBY : Hadapi Krisis Iklim, RI Perlu Strategi Baru

M Noer Suhasbi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY) memberi pidato dalam acara International Conference on Islamic Studies yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Senin, 4 Oktober 2021 .

Dalam Pidato tersebut, SBY mengungkapkan isu global dan tantangan Indonesia dalam korelasi pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, dunia perlu lakukan evolusi. Karena setiap periode selalu ada tantangan, termasuk covid-19 yang mulai mereda di tanah air.

Dikutip dari CNBC Indonesia, "Pandemi ini masih menjadi tantangan besar yang harus dijawab oleh bangsa-bangsa di dunia, termasuk Indonesia," kata SBY.

Ia juga menekankan, di luar itu ada tiga isu penting di level global. Pertama, perdamaian dan keamanan. Kedua ekonomi di mana krisis terjadi.

SBY juga mengatakan bahwa "Kita perlu satu konsep besar strategi dan kebijakan ekonomi ke depan agar tujuannya tercapai menyejahterakan rakyat tanpa merusak lingkungan," .

Lanjut SBY, yang ketiga isu perubahan iklim. SBY juga menilai apa yang dihadapi sekarang bukanlah perubahan iklim, melainkan krisis iklim.

"Climate crisis, jangan main-main," katanya. "Mari kita akukan segala sesuatunya secara bersama, secara nasional, dan secara internasional untuk mengatasinya," lanjut SBY.

referensi :

https://www.cnbcindonesia.com/news/20211004111659-4-281175/sby-kita-sedang-menghadapi-krisis-iklim-jangan-main-main