Terkini.id, Jakarta – Pada pekan ke-20 Liga 1 2021-2022 yang digelar di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Selasa, 18 Januari 2022 malam, Persebaya dikalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1.
Pada pertandingan tersebut Aji Santoso, menyayangkan emosi Ricky Kambuaya yang meledak-ledak saat Persebaya ditekuk Bhayangkara.
Menurut Aji, karena telah mengantongi kartu kuning di babak pertama harusnya Ricky Kambuaya bisa lebih tenang.
Apalagi, ini merupakan laga pertama Ricky sejak kembali dari Piala AFF 2020.
Ricky Kambuaya adalah pemain yang menonjol di acara tersebut, mendapatkan penghargaan Man of the Match dalam satu pertandingan.
Meski demikian, Aji Santoso enggan menyalahkan pemain kesayangannya itu.
“Memang cukup disayangkan ya Kambuaya mendapatkan kartu merah,” ucap Aji Santoso. Dikutip dari Kompastv. Rabu, 19 Januari 2022.
Padahal, menurut Aji Santoso, gelandang asal Sorong itu seharusnya lebih berhati-hati.
Pria yang pernah melatih PSIM Yogyakarta itu sangat paham dengan situasi dan ketegangan pertandingan saat itu.
“Yang pertama dia mendapatkan kartu kuning seharusnya lebih berhati-hati, tapi mungkin memang dalam kondisi dia lari kencang mungkin susah untuk mengeremnya akhirnya dia masuk sekalian,” tambah Aji.
Insiden kartu merah yang melibatkan Ricky Kambuaya terjadi di penghujung pertandingan Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC.
Pada pertandingan tersebut, Bajul Ijo unggul lebih dulu di menit 45+3 berkat gol fantastis dari penampilan individu Taisei Marukawa.
Hayakara FC memanfaatkan keunggulan Bajul Ijo melalui sundulan Melvin Platje (72') dan Ezechiel N'Douassel (90+1').
Bahkan, pelatih Aji Santoso baru memasukkan Kambuaya pada menit ke-59. Ia didatangkan untuk menggantikan Alwi Slamat.
Kambuaya menerima kartu kuning pertamanya karena melanggar Dendi Sulistyawan setelah pertandingan baru berjalan 18 menit.
Wasit Sigit Budiyanto harus memberikan kartu merah kepada Ricky Kambuaya hanya dua menit setelah Bhayangkara FC memimpin.
Mantan PSS Sleman itu mendapat kartu kuning kedua karena menendang kiper Bhayangkara Awan Setho.
Pemicu ini akan, tak terhindarkan, memicu. Ricky Kambuaya dikelilingi oleh pemain, dia mengambil waktu untuk mendorong, dan dia tampak marah dan siap untuk bertarung.
Beruntung, saat pemain senior Bhayangkara FC asal Papua, Ruben Sanadi, ikut bergabung dengan kondisi Ricky, suasana yang bisa ditampung oleh kedua belah pihak terekam kamera.
Terakhir, Ricky Kambuaya dikeluarkan setelah menerima kartu kuning kedua dari wasit.










