Terkini.id -- Hanya butuh tujuh hari bagi Bernardo Tavares untuk kembali jadi bahan pembicaraan di sepak bola Indonesia.
Setelah resmi meninggalkan PSM Makassar pada 1 Oktober 2025, pelatih asal Portugal itu kini berada di daftar incaran sedikitnya sepuluh klub Super League.
Kepergian Tavares dari PSM berlangsung tanpa drama. Tak ada sindiran di media sosial, tak ada percikan konflik di ruang ganti.
Namun, perpisahan itu meninggalkan ruang kosong yang tak mudah ditambal. Selama tiga tahun lima bulan, ia mengubah PSM dari tim yang terseok di papan tengah menjadi juara Liga 1 musim 2022/2023.
Di bawah arahannya pula, klub berjuluk Juku Eja menembus final AFC Cup 2022 zona ASEAN dan semifinal ASEAN Club Championship 2024/2025.
Belum genap seminggu sejak pengumuman perpisahan itu, kabar beredar. Persita Tangerang, PSIM Yogyakarta, Persebaya Surabaya, Dewa United, Bhayangkara Lampung FC, Persijap Jepara, Madura United, PSBS Biak, Persis Solo, dan Semen Padang disebut menaruh minat.
“Benar, ada sekitar sepuluh klub dari Super League yang tertarik dengan Coach Tavares,” kata Azmi, agen Tavares, Senin, 6 Oktober 2025.
Namun, ia menegaskan, tak semua serius.
“Baru tiga sampai empat klub yang berkomunikasi intens—mereka menanyakan nilai kontrak dan kesiapan Coach.”
Beberapa klub, kata Azmi, bahkan mencoba langsung berbicara dengan sang pelatih.










