Simposium (1–2 Mei)
Presentasi poster dan oral (1–2 Mei)
Gala Dinner (1 Mei)
Yudisium Fellowship (2 Mei)
Neurosport/Fun Walk (3 Mei)
Sebanyak 59 pemateri hadir dalam simposium dan 71 pemateri dalam workshop, yang mencakup berbagai topik seperti neurointensive care, neurointervention, neurooncology, neurotrauma, hingga neuroimunologi.
Kegiatan ini juga menghadirkan lima pembicara internasional dari Jepang, Filipina, Malaysia, dan Belanda.
Ketua Panitia Pelaksana, Ummu Atiah, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum akademik, tetapi juga sebagai wadah membangun masa depan layanan neurologi yang lebih adaptif.
“Neurologi berkembang sangat cepat. Karena itu, kolaborasi, inovasi, dan transfer ilmu menjadi kebutuhan utama,” ujarnya.
Dorong Agenda “Otak Sehat, Negara Kuat”
Dalam forum ini, PERDOSNI juga mendorong narasi kebijakan nasional bertajuk “Otak Sehat, Negara Kuat”, yang menempatkan kesehatan otak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.










