Terkini, Jeneponto - Angka 163 bukan sekadar hitungan usia, melainkan lembaran panjang perjuangan, pengorbanan, dan kebersamaan yang telah diukir oleh generasi demi generasi di bumi Turatea. 1 Mei 2026, Kabupaten Jeneponto resmi genap berusia 163 tahun, disambut dengan penuh syukur dan semangat baru di bawah tema agung “A’bulosibatang, Ikhlas dan Bahagia”. Di tengah rangkaian perayaan yang khidmat namun meriah, suara hati dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, menjadi salah satu refleksi paling menyentuh, menggambarkan makna mendalam momen ini serta harapan besar bagi masa depan daerah tercinta.
Bagi Hj. Salmawati, Hari Jadi ini adalah momentum untuk berhenti sejenak, melihat ke belakang, dan bersyukur atas segala capaian yang telah diraih. Selama lebih dari satu setengah abad, Jeneponto telah bertransformasi dari waktu ke waktu, menghadapi berbagai tantangan, namun selalu bangkit berkat semangat gotong royong yang menjadi identitas asli masyarakatnya.
“163 tahun perjalanan adalah bukti bahwa kita adalah masyarakat yang tangguh. Nilai A’bulosibatang atau bersatu padu yang menjadi tema tahun ini bukanlah slogan belaka, melainkan napas kehidupan yang telah menjaga keutuhan dan kemajuan daerah kita hingga saat ini,” ungkapnya dengan nada haru. Jumat, 1 Mei 2026.
Menurutnya, makna peringatan hari jadi ini semakin lengkap dengan kehadiran peran perempuan yang selama ini menjadi pilar penting di setiap sendi kehidupan. Sebagai organisasi yang menaungi kaum ibu dan perempuan, TP PKK melihat momen ini sebagai panggilan untuk terus memperkuat kontribusi.
“Perempuan memiliki peran strategis, bukan hanya di dalam rumah tangga, tetapi juga dalam pembangunan daerah. Kami adalah pendidik generasi penerus, penggerak ekonomi keluarga, dan perekat keutuhan sosial. Di usia yang semakin dewasa ini, kami bertekad untuk terus memperkuat peran tersebut dengan hati yang ikhlas, agar kehidupan masyarakat semakin bahagia dan sejahtera,” jelasnya.
Selama rangkaian peringatan, TP PKK telah menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari lomba nyanyi berantai, pembagian bantuan gizi, hingga pembinaan program pemberdayaan keluarga. Semua itu, kata Hj. Salmawati, adalah wujud nyata dari tema yang diusung. “Kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan itu menyenangkan, dan pengabdian yang tulus akan melahirkan kebahagiaan bersama,” tambahnya.
Menyongsong masa depan, Ketua TP PKK menyampaikan harapan besar agar semangat yang terbakar di hari jadi ini tidak padam, melainkan menjadi energi baru untuk melangkah lebih jauh. Ia berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen termasuk organisasi wanita terus terjalin erat.
“Harapan kami sederhana namun mulia, semoga Jeneponto semakin maju, infrastruktur semakin lengkap, perekonomian masyarakat semakin bangkit, dan kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh seluruh warga. Kami juga berharap generasi muda terus menjaga nilai-nilai luhur leluhur, menjaga persatuan, dan berani berinovasi membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih gemilang,” pungkasnya.
Di usia yang ke-163 ini, Hj. Salmawati menegaskan komitmen TP PKK untuk terus menjadi mitra setia pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas, sebagai fondasi utama bagi kemajuan Kabupaten Jeneponto yang kita cintai bersama.










