Babak Kedua: Serangan Balik Tanpa Gol
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin tinggi. Kedua tim saling melancarkan serangan, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama.
Di menit ke-50, Hendro Siswanto mencoba mencetak gol bagi Borneo FC, tetapi tendangannya melambung jauh. Kei Hirose juga beberapa kali berupaya membuka celah, namun tembakannya tidak menemui sasaran.
PSM tak tinggal diam. Nermin Haljeta dan Victor Luiz masing-masing menciptakan peluang, tetapi usaha mereka belum membuahkan hasil. Pergantian pemain dilakukan di kedua tim untuk menyegarkan permainan.
Terens Puhiri dan Christophe Nduwarugira masuk untuk Borneo FC, sementara Abdul Rahman dan Adilson da Silva memperkuat lini serang PSM.
Ketegangan semakin memuncak ketika Christophe Nduwarugira dan Rahmad Sonriza mendapatkan kartu kuning akibat pelanggaran keras.
Borneo FC terus menekan hingga masa tambahan waktu. Berguinho menciptakan dua peluang berbahaya, namun satu diblok oleh bek PSM, sementara lainnya meleset.
Peluit panjang akhirnya berbunyi, memastikan kemenangan PSM dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi skuad asuhan Bernardo Tavares yang tengah diterpa isu tunggakan gaji.
Klasemen dan Tantangan Selanjutnya
Dengan tambahan tiga poin, PSM kini mengoleksi 21 poin, menggeser Persija Jakarta dan Borneo FC yang masing-masing berada di peringkat empat dan lima. Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen.
Namun, perjalanan PSM masih panjang. Mereka harus menghadapi tantangan besar di laga-laga mendatang, baik di dalam maupun luar lapangan. Mampukah Pasukan Ramang mempertahankan momentum ini? Hanya waktu yang akan menjawab.










