Prodi Kedokteran Hewan Unhas Luncurkan Mata Kuliah Shelter Medicine, Pertama di Asia Tenggara

Prodi Kedokteran Hewan Unhas Luncurkan Mata Kuliah Shelter Medicine, Pertama di Asia Tenggara

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencetak sejarah di tahun 2025.
Kekinian, Unhas melalui Program Studi (Prodi) Kedokteran Hewan, Universitas Hasanuddin (Unhas) meluncurkan mata kuliah elektif Shelter Medicine Program Studi Kedokteran Hewan pada Jumat 21 November 2025.

Mata kuliah hasil kerja sama dengan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Domestic Indonesia dan Four Paws ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara.

Hal ini dilakukan dengan tujuan penguatan kompetensi dokter hewan di bidang manajemen shelter.

Ketua Prodi Kedokteran Hewan Unhas, drh Dwi Kesuma Sari mengatakan awal terbentuknya mata kuliah ini sejak awal sudah bekerja sama dengan JAAN Domestic Indonesia dan Four paws.

Menurut dia, mereka ini telah berkunjung untuk menanyakan bagaimana konsep Shelter Medicine ini.

"Dengan adanya mata kuliah khusus tersebut, sejak revisi kurikulum 2023, kami bisa memasukkan kursus elektif untuk Shelter Medicine," ujar drh Dwi Kesuma Sari di Hotel Unhas pada Jumat 21 November 2025.

Prodi Kedokteran Hewan Unhas Luncurkan Mata Kuliah Shelter Medicine, Pertama di Asia Tenggara
mencetak sejarah di tahun 2025. Kekinian, Unhas melalui Program Studi (Prodi) Kedokteran Hewan, Universitas Hasanuddin (Unhas) meluncurkan mata kuliah elektif Shelter Medicine Program Studi Kedokteran Hewan pada Jumat 21 November 2025.

Kepada awak media, drh Dwi menjelaskan bahwa Unhas menjadi pelopor karena mata kuliah khusus shelter hewan ini baru tersedia di Unhas sehingga mata kuliah ini membuka peluang karier baru bagi lulusan kedokteran hewan.

"Saat ini, baru ada di Universitas Hasanuddin, di Kedokteran Hewan. Jadi, baru satu! Pionirnya memang di Unhas selaku perintis. Dengan dibukanya mata kuliah ini, otomatis seperti yang disampaikan ada satu cabang keilmuan lagi bagi mahasiswa dan alumni kedokteran hewan untuk berpartisipasi setelah lulus,"urai Dwi kepada awak media.

Dirinya menjelaskan bahwa Mata kuliah ini masuk sebagai kursus elektif setelah revisi kurikulum 2023 dan akan berlangsung 16 kali pertemuan full, membahas khusus tentang Shelter Medicine.

“Dengan adanya mata kuliah khusus, kami bisa memasukkan kursus elektif untuk Shelter Medicine. Jadi bukan hanya disisipkan dalam satu mata kuliah saja,” ungkapnya.