Diketahui bahwa IMB Kawasan ini bukan bersifat individu.
“Bukan untuk satu bangunan, IMB diperuntukkan satu kawasan seperti dalam satu Rukun Tetangga (RT) di bawah naungan koperasi," ucapnya.
"Ini juga merupakan jalan tengah yang kita ambil untuk menyelesaikan masalah bangunan yang status legalnya belum tuntas, tapi faktanya warga sudah puluhan tahun di sini. Mereka butuh pelayanan listrik dan air dengan benar. Itu harus ada IMB," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anies Baswedan turut meresmikan berbagai fasilitas seperti Masjid Al-Asyaroh dan pembangunan Jembatan Kali Betik.
Pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan ini berharap warga Kampung Tanah Merah akan senantiasa merawat daerah tempat tinggalnya.
"Kita semua harus memastikan lingkungan bersih, rapi, sehat. Kampungnya hidup, kumuhnya hilang. Jangan sampai kampungnya yang hilang tapi kumuhnya yang dihilangkan,” ungkapnya.
"Ini pesan bagi kita semua, di kota ini hidup lebih baik. Pemerintah memiliki tanggung jawab, seninya bisa mencari jalan keluar ketika kebutuhan dan peraturan tidak ketemu,” imbuhnya.
“Di situ lah letak tugas pemerintahan untuk mencari jalan tengah dan mengkolaborasikan dengan masyarakat dan private sector,” pungkasnya.










