"Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada TNI, perintisan jalan ini sudah sekian tahun kami upayakan, namun selalu terhambat dengan anggaran, namun dengan kehadiran program TMMD ini, impian masyarakat dapat terwujud, yang tentunya dengan adanya jalan ini, kami optimis dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat," tutur Abdul Rahman.
Sementara itu, Komandan Kodim 1425 Jeneponto, Letol Inf Agus Tanra mengatakan, kegiatan TMMD yang dikerjakan pihaknya sebagai bentuk terobosan percepatan pembangunan pedesaan, selain itu juga untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Letol Inf Agus Tanra yang juga sebagai Dansatgas TMMD reguler ke 116 tahun 2023 itu berharap agar program yang dilaksanakan tersebut dapat memberi manfaat untuk warga sekitar, terutama dalam rangka meningkatkan perekonomian untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.
"Program TMMD ini sebagai upaya percepatan peningkatan perekonomian rakya menuju kemajuan di wilayah pelosok, selain itu, juga untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat dalam bergotong royong melaksanakan sasaran fisik yakni, perintisan jalan, pembangunan jembatan, talud dan plat duikker," kata Agus Tanra kepada Terkini.id.
Selain pembangunan fasilitas umum, Satgas TMMD ke-116 kali ini juga menyasar pembangunan rumah tidak layak huni (RTTH) milik Kamange (98), seorang janda warga Lingkungan Kalakkara, Kelurahan Empoang Utara, Kecamatan Binamu, RTLH itu dibongkar dan dibangun dengan harapan untuk menjadi rumah sehat layak huni.
Dalam TMMD ke-116 Kodim 1425 Jeneponto juga memprogram sasaran fisik yang meliputi, Penyuluhan wasbang, pertanian, narkoba, khitanan massal, pemberian paket bingkisan kepada anak Stunting, pemberian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu.
Sasaran non fisik tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kreatifitas masyarakat dalam mengangkat kualitas kehidupan ke arah yang lebih baik, maju, sejahtera dan mandiri dan dapat meningkatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme dan kesadaran bela negara.










