Terkini.id, Jeneponto - Tingkatkan mutu pertanian dalam menjaga ketahanan pangan, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 116 Kodim 1425 Jeneponto menyasar sumber daya potensial melalui program non fisik metode penyuluhan pertanian.
Penyuluhan pertanian itu berlangsung di kantor Kelurahan Empoang Utara, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat, 19 Mei 2023.
Penyuluhan pertanian itu dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil pertanian dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Dalam kegiatan itu, Satgas TMMD Kodim 1425 Jeneponto melibatkan pihak BPP dan Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto serta para petani di Kelurahan Empoang Utara.
Dansatgas TMM ke-116 Kodim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Agus Tanra, yang diwakili oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter), Kapten Inf Sayuti dalam arahannya mengatakan, kegiatan penyuluhan pertanian merupakan kegiatan non fisik TMMD ke-116 Kodim 1425 Jeneponto tahun 2023.
"Kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan pengetahuan kepada peserta penyuluhan agar dapat meningkatkan mutu pertanian sehingga dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan para petani," kata Kapten Inf Sayuti.
Selain untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian, kata Kapten Inf Sayuti, juga untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
"Kita sangat berharap, melalui kegiatan ini, para petani dapat lebih memahami cara bercocok tanam yang baik sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian," ujarnya.
Kepala Kelurahan Empoang Utara yang diwakili Sekretaris Lurah (Seklur), Irmawati Azis menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI telah peduli dalam pengembangan mutu pertanian di Empoang Utara.
"Kita semua bersyukur dengan adanya kegiatan TMMD, banyak manfaat yang dapat kita rasakan, diantaranya penyuluhan pertanian ini," pungkasnya.
Sementara, koordinator BPP Binamu Agus Salim, menyampaikan penyuluhan pertanian yang dilaksanakan Satgas TMMM bertujuan memberikan pembelajaran terkait pertanian demi untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
"Inti dari kegiatan ini yakni untuk memberikan pembelajaran kepada para petani agar mereka mengetahui bagaima tatacara pengelolaan di bidang pertanian," terangnya.
Selain itu, Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Jumriani Rasyid memaparkan materi terkait tanaman jagung Kuning.
"Yang perlu dipahami para petani yakni, bagaimana pengelolaan tanaman jagung, penggunaan benih unggul, penyiapan lahan, pemberian bahan organik, populasi tanaman, pemupukan, pengendalian gulma, dan Penanganan hama dan penyakit," imbuhnya.










