Patut Dicontoh, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jeneponto Temui Massa Aksi Gertak

Patut Dicontoh, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jeneponto Temui Massa Aksi Gertak

S
Syarief

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jeneponto – Sikap terbuka ditunjukkan pimpinan DPRD Jeneponto saat menerima massa aksi unjukrasa Gerakan Rakyat Turatea Keramat (Gertak) di depan gerbang gedung DPRD, Senin, 1 September 2025.

Ketua DPRD Jeneponto Didis Suryadi bersama Wakil Ketua Irmawati dan Muh Basir turun langsung menemui para pengunjuk rasa dan berkomunikasi dengan perwakilan demonstran.

Patut Dicontoh, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jeneponto Temui Massa Aksi Gertak

Dalam dialog singkat, pimpinan DPRD menyepakati sejumlah permintaan massa aksi. Mereka bahkan memberikan kesempatan kepada 40 perwakilan Gertak untuk masuk ke ruang paripurna DPRD dan memimpin langsung rapat istimewa Pergerakan Gertak guna membahas tuntutan yang diajukan.

Adapun tuntutan massa aksi Gertak di antaranya menolak kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta mendesak revisi Peraturan Daerah Jeneponto Nomor 7 Tahun 2023 tentang tarif PBB-P2.

Ketua DPRD Jeneponto, Didis Suryadi mengatakan, Gedung DPRD bukan milik Pimpinan dan anggota DPRD, tapi milik rakyat.

Patut Dicontoh, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jeneponto Temui Massa Aksi Gertak

"Kami sangat mengapresiasi aksi unjukrasa dari Gerakan Rakyat Turatea Keramat, dan menyambut baik para pengunjuk rasa, 40 anggota DPRD Jeneponto siap duduk bersama dengan massa aksi unjukrasa gertak," kata Didis Suryadi.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Jeneponto, Irmawati mengatakan langkah yang diambil Pimpinan dan anggota DPRD Jeneponto merupakan bentuk dukungan kepada Massa aksi unjukrasa yang selalu mengawal kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Pemerintah maupun DPRD Kabupaten Jeneponto.

Patut Dicontoh, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jeneponto Temui Massa Aksi Gertak

"Kami bersepakat untuk mencegah adanya demo anarkis, salah satu langkah yang harus kami ambil agar unjukrasa ini berlangsung kondusif adalah mengindahkan tuntutannya, Gedung DPRD kan milik rakyat, bukan milik anggota DPRD, kita berikan ruang bagi adek-adek kita untuk menyampaikan aspirasinya, karena kami yakin aspirasi yang disampaikan untuk kesejahteraan rakyat, khususnya kesejahteraan masyarakat Jeneponto," ungkap Irmawati kepada Terkini, Selasa, 2 September 2025.

Rapat istimewa tersebut berlangsung di ruang paripurna DPRD Jeneponto dan dihadiri langsung oleh Ketua, Wakil Ketua, serta 35 anggota DPRD. Hadir pula Bupati Jeneponto Paris Yasir, Wakil Bupati Islam Iskandar, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sikap terbuka DPRD Jeneponto ini mendapat apresiasi sejumlah kalangan. Aksi demonstrasi pun berjalan tertib dan berakhir dengan suasana kondusif.