Terkini.id, Makassar - Dinas Pendidikan Kota Makassar bakal melakukan simulasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada 4 Oktober 2021.
Uji coba PTM itu akan diselenggarakan di tingkat SMP. Ada 30 sekolah yang berasal dari 15 sekolah negeri dan sisanya dari sekolah swasta. Simulasi PTM akan diikuti dua sekolah dari setiap kecamatan.
"Yang dianggap layak menjalankan PTM akan dipilih satu dari sekolah negeri dan satunya lagi dari sekolah swasta," kata Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Selasa, 28 September 2021.
Ia menegaskan bahwa dalam simulasi PTM nanti, kegiatan belajar mengajar akan tetap berlangsung secara terbatas. Kendati, kata dia, tren kasus Covid-19 sudah cukup rendah.
"Rumbelnya (ruang belajar) dibatasi tapi yang paling penting adalah monitoring untuk memastikan anak-anak kita sehat dengan antigen.
"Kemudian per minggu update dengan Genose untuk memastikan paru-parunya sehat. Kemudian sekali sebulan kita antigen lagi," sambungnya kemudian.
Sebelumnya, sebanyak 495 sekolah di Makassar telah mengajukan kesiapan memulai sekolah pembelajaran tatap muka di dinas pendidikan.
Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Kartini menyebut uji coba penerapan sekolah tatap muka sudah tepat. Terlebih, kata dia, para orang tua siswa telah siap hampir 100 persen.
"Apalagi di Makassar dimulai dengan satu sekolah di tiap kecamatannya. Sehingga bisa menjadi percontohan terlebih dahulu," kata Kartini, Jumat, 28 Mei 2021.
Kartini mengaku memahami lelahnya orang tua siswa merangkap menjadi guru di rumah.
"Saat ini tinggal menunggu kesiapan sekolah untuk melaksanakan sekolah tatap muka, perlu beberapa persiapan khusus untuk tiap sekolah menyambutnya," kata Kartini.
Kartini meminta seluruh sekolah agar mensterilkan segala sarana dan prasarana penunjang jelang belajar tatap muka.










