Kerap Wakili Sulsel, Qoriah ini Curhat ke Danny Pomanto Lantaran Diabaikan

Kerap Wakili Sulsel, Qoriah ini Curhat ke Danny Pomanto Lantaran Diabaikan

K
EP
Kamsah
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Syahruni Rahman, Qoriah yang selalu mewakili Sulawesi Selatan tidak bisa menahan haru saat diberi kesempatan menyampaikan keluh kesahnya kepada calon Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto.

"Saya diminta suami untuk mendukung Pak Danny Pomanto tempo dulu. Terus saya tanya kembali, apa alasan saya harus memilih Pak Danny?" kata Syahruni, Senin, 5 Oktober 2020.

Namun setelah Danny Pomanto memimpin Kota Makassar pada periode 2014-2019, Syahruni mengaku dirinya yakin dukungannya tidak salah.

"Sebagai guru mengaji, saya sangat terbantu dengan bantuan berupa insentif dari Pemkot Makassar. Selama Pak Danny memimpin," ungkapnya.

Satu hal yang membuat Syahruni meneteskan air mata, karena selama ini dia merasa telah berjuang mengharumkan nama Sulsel.

Tapi setelah itu, dia merasakan tidak ada penghargaan yang bisa dirasakan sebagai seorang Qoriah.

Sejak umur 12 tahun, Syahruni mengaku sudah mengikuti beragam lomba mewakili Sulsel.

"Saya tidak berharap, tapi kenapa yang tidak pernah juara malah diberikan ruang lebih. Sementara yang juara tidak," keluh Syahruni sembari meneteskan air mata.

Syahruni berdoa agar Danny Pomanto kembali terpilih menjadi Wali Kota Makassar. Sehingga warga yang berprestasi kembali dihargai pemerintah.

"Majelis taklim kembali dihidupkan," katanya.

Mendengar itu, Danny Pomanto mengaku tidak bisa mengintervensi kantor kementerian agama karena garis koordinasinya langsung ke Kementerian Agama di Jakarta.

"Tapi jangan khawatir, kami punya program pengajian lorong. Qoriah seperti Ibu Syahrini akan kami berdayakan. Insya Allah tungguma," ungkap DP.

Danny mengatakan, sudah saatnya orang-orang yang berprestasi diberdayakan dan dilibatkan dalam membangun Kota Makassar.

"Tidak boleh lagi ada korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam menjalankan pemerintahan," ungkap Danny.