Terkini.id, Makassar- Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makasassar gelar sidang terbuka Promosi Doktor dalam Dirasah Islamiyyah Dr. H. A. Achruh AB Pasinringi, M.pd.i. Yang dipimpin langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, berlangsung di lantai 4, Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar, Senin 19 Agustus 2019.
Adapun judul disertasi Dr. H. A. Ahru yakni, 'Perkembangan dan Metode Pendidikan Manusia dalam Perspektif Pendidikan Islam (Suatu Kajian ada Aspek Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik)'.
[caption id="attachment_170107" align="alignnone" width="300"]
Dr. H. A. Ahru mengatakan, penelitian yang ia bahas bertujuan mengkaji dan mendalami tentang perkembangan dan metode pendidikan manusia aspek pendidikan Islam nya.
"Implikasi penelitian ini diharapkan tenaga pendidik selalu mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan Islam di semua level sehingga dapat terlaksana dengan baik, dan juga di harapkan kepada pendidik memberi kontribusi bagi peserta didik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sehingga nilai-nilai karakter kepada peserta didik khususnya pemahaman nilai agama yang kondisional, damai dan bersahabat, sehingga dapat mewujudkan Islam sebagai ajaran damai-rahmatan lil alamin," jelas Dr. H A Ahru saat bahas disertasi hasil penelitiannya.
Menjalani sidang kurang lebih dua jam, Dr. H.A Ahru kini resmi meraih gelar doktor dalam bidang pendidikan dengan nilai yang sangat memuaskan 3,97.
[caption id="attachment_170111" align="alignnone" width="300"]
Dalam promosi doktor ini berlangsung dengan meriah, yang dihadiri langsung oleh tokoh Nahdlatul Ulama yang juga sebagai Ketua MUI Sulawesi Selatan KH. Sanusi Baco, LC dan jajaran dekan UIN Alauddin Makassar beserta tamu undangan lainnya.
Rektor UIN Prof Hamdan Juhannis mengakui, pihaknya baru melihat ada promosi doktor yang dihadiri oleh KH Sanusi Baco.
"Baru kali ini saya melihat ada promosi doktor yang dihadiri langsung oleh Ulama Sulawesi Selatan Gurutta KH Sanusi Baco," kata Hamdan Juhannis sesaat sebelum menutup sidang.
Sementara, KH Sanusi Baco juga menyampaikan nasehat dari kisah imam Syafi'i yang jadi Muftih di Mekkah di umur 15 tahun, setelah itu promosi doktor ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Sanusi Baco.










