Dua Hari AMBF x SSIF BI Sulsel, Buyer dari Tiga Negara Sepakat Transaksi Rp98 Miliar dengan UMKM

Dua Hari AMBF x SSIF BI Sulsel, Buyer dari Tiga Negara Sepakat Transaksi Rp98 Miliar dengan UMKM

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Selama dua hari event Anging Mammiri Business Fair (AMBF) × South Sulawesi Investment Forum (SSIF) 2024, sejumlah calon investor dan buyer untuk kegiatan perdagangan luar negeri tertarik dan deal dengan pelaku usaha Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan yang digelar Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan tersebut, tercatat para buyer atau pembeli produk-produk Sulsel sepakat mengeluarkan duit hingga setara Rp98 Miliar untuk membeli produk-produk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sulsel.

"Acara selama dua hari ini menjadi momen kita mempromosikan produk-produk ekspor Sulawesi Selatan, dan mendorong peningkatan investasi khususnya sektor industri perdagangan di Sulsel. Kita menghadirkan buyer dan investor dari 12 negara," jelas Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Wahyu Purnama, saat ditemui usai penutupan AMBF x SSIF di Hotel Claro Makassar, Kamis 21 November 2024.

Dalam event tersebut, BI mencatat terjadi deal ekspor sebesar Rp98 miliar, yang disepakati melalui proses penandatanganan MoU oleh pembeli dari tiga negara, yakni United Kingdom atau UK, India dan Jepang.

"Dari Rp184 miliar MoU yang ditandatangani selama 2024, terealisasi sebanyak Rp98 miliar dalam event AMBF ini," ungkap Wahyu lagi.

Adapun perusahaan yang menandatangani MoU dengan buyer tersebut tersebut antara lain PT Kopi Luwak Malino Metrocart UK LTD sebesar Rp1,55 miliar, PT Bunly Abadi Bersama Metrocart UK LTD sebesar Rp1,55 miliar, PT Sago One Tepung Sagu senilai Rp1,55 miliar dan Monity Jaya Bersama Metrocart UK LTD sebesar Rp775 juta, masing-masing terkait ekspor produk ke Inggris.

Perusahaan lainnya adalah Monity Jaya Bersama Kaizel Internasional sebesar Rp852,5 juta untuk kesepakatan ekspor produk ke India, dan PT Renggino Snack Nusantara Nine Star Co LTD sebesar Rp299 juta serta CV Sulawesi Herba Nusantara Nine Star Co LTD sebesar Rp449,5 juta masing-masing mengekspor produk ke Jepang.

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung Kepala Kpw Bank Indonesia Sulsel, Rizky Ernadi Wimanda, bersama Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulsel Abd Aziz Bennu.

Adapun komoditas ekspor tersebut di antaranya adalah kopi, bahan baku makanan, seperti rumput laut, kuliner, dan karya kerajinan lainnya. BI sendiri bersama pemerintah akan memonitor UMKM yang telah melakukan penandatanganan untuk bisa menjaga komitmennya dalam menyediakan produk ekspor yang berkualitas.

Komitmen Investasi South Sulawesi Investment Forum

Dua Hari AMBF x SSIF BI Sulsel, Buyer dari Tiga Negara Sepakat Transaksi Rp98 Miliar dengan UMKM
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Wahyu Purnama

Selain komitmen untuk perdagangan luar negeri, dalam event tersebut, juga terjadi penjajakan investasi di Sulawesi Selatan. Wahyu Purnama mengungkapkan, tentu prosesnya panjang.