Terkini, Makassar – Di tengah hiruk-pikuk persiapan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Makassar tampil dengan kesiapan matang untuk memastikan seluruh warga memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) tepat waktu.
Di saat beberapa daerah lain menghadapi keterbatasan stok blanko dan tinta, Disdukcapil Makassar optimistis mampu memenuhi kebutuhan perekaman e-KTP bagi seluruh warga, termasuk para pemilih pemula yang baru memasuki usia wajib KTP.
Kepala Disdukcapil Makassar, Muh Hatim, menyatakan bahwa pihaknya membuka akses luas bagi warga untuk melakukan perekaman e-KTP, tanpa memandang asal daerah atau batas domisili. Hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan Pilkada di Makassar.
“Di Makassar, kami tidak membatasi perekaman e-KTP bagi warga. Stok blanko dan tinta perekaman masih mencukupi, sehingga tidak ada alasan untuk menunda layanan. Ini bentuk komitmen kami dalam mendukung suksesnya Pilkada,” ujar Muh Hatim beberapa waktu lalu.
Layanan Tanpa Batas untuk Semua Warga
Menurut Muh Hatim, layanan Disdukcapil Makassar didesain agar mudah diakses oleh semua warga, baik yang sudah lama berdomisili maupun para pendatang baru. Ia menegaskan bahwa tidak ada prioritas khusus bagi warga yang telah lama tinggal di Makassar. Semua yang memerlukan e-KTP, terutama pemilih pemula, dapat segera dilayani.
Disdukcapil Makassar juga menawarkan fleksibilitas waktu layanan bagi masyarakat yang sibuk dengan pekerjaan atau aktivitas harian. Kantor Disdukcapil buka setiap hari kerja dari pukul 08.00 hingga 16.00 Wita, dan bahkan pada akhir pekan, layanan tetap berjalan pada Sabtu dan Minggu dari pukul 08.00 hingga 12.00 Wita.
Untuk mempermudah akses, perekaman e-KTP juga dapat dilakukan di kantor kecamatan terdekat. “Kami sadar bahwa tidak semua warga dapat datang ke kantor Disdukcapil di pusat kota. Karena itu, kami juga membuka layanan di kantor kecamatan agar lebih dekat dengan warga. Kami ingin memastikan tidak ada yang terkendala jarak,” kata Muh Hatim.
Layanan Jemput Bola hingga ke Sekolah
Selain membuka layanan di kantor kecamatan, Disdukcapil Makassar juga menerapkan strategi jemput bola guna menjangkau masyarakat yang mungkin sulit menjangkau kantor pelayanan. Salah satu fokus utama adalah perekaman bagi pemilih pemula, yang sebagian besar masih duduk di bangku sekolah menengah.










