Terkini.id, Makassar - Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni, O.M Sodikin mengatakan tempat teraman melakukan isolasi bagi pasien Covid-19 adalah di kapal. Ia beralasan lantaran hal itu jauh dari perumahan dan lingkungan tempat tinggal.
"Misalnya kalau kena, tetangga pasti nyinyir, tapi kalau di kapal jauh, aman," kata Sodikin, Senin, 2 Agustus 2021.
Menurutnya, isolasi di atas kapal memiliki banyak keunggulan lantaran bisa berkeliling dan menggunakan banyak fasilitas. Hal itu berbeda bila melakukan isolasi di rumah.
"Kalau di rumah mereka tidak bisa kemana-mana. Kalau di sini mereka kan bisa jalan-jalan, berjemur, terus bisa pakai WiFi juga," ujarnya.
Selain itu, ia mengatakan air laut mengandung kadar garam dan itu bagus untuk pernapasan bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi.
"Cuman saya hanya bisa menyiapkan kapalnya saja, karena fasilitas kapal ini kan sama dengan penginapan yah," ucapnya.
Selain Kota Makassar, beberapa daerah yang rencananya bakal menggunakan isolasi terapung yakni, Lampung, Bitung dan Palembang. Khusus untuk Kota Bitung, ia mengatakan telah menyiapkan KM Tatamailau.
"Kemarin dari Pemkot Bitung sudah pemeriksaan mesin," kata Sodikin.
Sementara, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebut standar isolasi pasien Covid-19 di Kapal Umsini rata-rata hanya 7 hingga 10 hari.
"Begitu 7 hari kapal harus sandar untuk mengisi bahan bakar dan air, di situ juga pergantian alumni, alumni baru naik, alumni lama sudah tamat da turun," kata Danny.
Danny Pomanto mengatakan fasilitas Kapal Umsini telah menyediakan paket berupa masker, suplemen, vitamin, dan Tradsar alias Jus Anti Covid-19 Tradsar.
"Kita mesti doakan cepat-cepat sembuh. Kapal ini akan dipakai sampai dipastikan Corona menurun. Kita diberi kelonggaran sampai kapan pun kita pakai, selama membantu proses isolasi," pungkasnya.










