Terkini.id, Makassar - Kondisi empat badan usaha milik daerah di Kota Makassar, yakni Bank Perkreditan Rakyat, PD Terminal Makassar Metro, PD Parkir Makassar Raya, dan PD Pasar tak sehat.
Buktinya, keempatnya hanya bisa menyumbang PAD di bawah 5 persen serta anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kurang dari 1 persen.
Sementara yang dinilai berprogres bagus atau sehat saat ini hanyalah Perumda Air Minum (PDAM) dan PD Rumah Potong Hewan.
Pada 7 Desember 2021 lalu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memberhentikan seluruh Direksi Perusda dengan dalih Perusda tak mau bekerja maksimal terulang kembali. Buktinya, belum bisa mendongkrak PAD Makassar.
Untuk mengisi kekosongan jabatan Direksi dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Danny Pomanto menunjuk beberapa pejabat baru dan pejabat yang sebelumnya telah dicopot.
Mereka terdiri dari komponen mantan direksi Perusda, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan akademisi. Mereka diberikan waktu selama 6 bulan untuk melakukan perbaikan.
Namun, hingga kini, pemerintah kota tak kunjung menyampaikan hasil kerja Pj Direksi BUMD selama masa transisi tersebut.
Pada 19 Mei 2022, Pemerintah Kota Makassar lantas membuka seleksi pendaftaran. Seharusnya, bila merujuk pada jadwal, pengumuman hasil seleksi Direksi dan Dewan Pengawas BUMD diumumkan pada 4 Juni 2022.
Namun hingga kini, Senin, 6 Juni 2022 Pemerintah tak kunjung mengumumkan hasil seleksi lelang jabatan tersebut.
Potensi Direksi Bertambah
Wali Kota Makassar beralasan butuh kajian mendalam ihwal potensi untuk memaksimalkan jumlah Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) BUMD. Bila merujuk pada Direksi sebelumnya, pejabat hanya berisi tiga orang.
"Jangan sampai kita lantik tiga saja, ternyata butuh empat. Atau jangan sampai kita lantik empat, ternyata kita butuh lima," ucap Danny Pomanto, Senin, 6 Juni 2022.
Ia mengatakan sudah ada rancangan terkait jumlah Direksi dan Dewas masing-masing BUMD. Sehingga yang lolos hingga tahap wawancara, memilki peluang besar untuk bisa terpilih.
Danny mengatakan pengumuman hasil lelang jabatan BUMD akan diumumkan pekan ini. Ia menyebut tak ingin ikut campur dalam seleksi.
Dia juga mengaku belum melihat nilai psikotes hingga wawancara dari pejabat yang ikut seleksi.










