Terkini, Makassar - Perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan performa yang sangat positif pada awal tahun 2026. Berdasarkan laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi provinsi ini pada Triwulan I-2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,88 persen secara year-on-y (y-on-y) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Capaian ini menjadi sinyal kuat ketahanan ekonomi daerah yang juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.
Sektor Pemerintah dan Jasa Jadi Pendorong Utama
Pertumbuhan ekonomi yang signifikan ini didorong oleh geliat di berbagai lapangan usaha.
"Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mencatatkan pertumbuhan tertinggi mencapai 20,56 persen," jelas Kepala BPS Sulawesi Selatan, Aryanto di Makassar, Selasa 5 Mei 2026.
Selain itu, sektor lain yang turut menyumbang pertumbuhan tinggi adalah Jasa Lainnya (11,67 persen), Transportasi dan Pergudangan (11,43 persen), serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (10,67 persen).
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ini sangat dipengaruhi oleh Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang melonjak tajam sebesar 35,14 persen
Secara keseluruhan, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Selatan atas dasar harga berlaku pada triwulan ini telah mencapai Rp191,28 triliun
Penurunan Pengangguran dan Peningkatan Kualitas Kerja
Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang impresif, kondisi ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan juga mengalami perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,95 persen, turun tipis 0,01 persen poin dibandingkan Februari 2025
Beberapa poin penting dalam indikator ketenagakerjaan menunjukkan tren positif:
- Peningkatan Jumlah Penduduk Bekerja: Terdapat 4,75 juta orang penduduk yang bekerja, meningkat sebanyak 170,90 ribu orang dibandingkan tahun lalu
- Peningkatan Pekerja Penuh Waktu: Tingkat pekerja penuh waktu (bekerja minimal 35 jam per minggu) naik signifikan menjadi 62,49 persen, meningkat 5,05 persen poin dari tahun sebelumnya
- Penurunan Setengah Pengangguran: Tingkat setengah pengangguran turun menjadi 6,17 persen, berkurang sebesar 1,88 persen poin dibandingkan Februari 2025
Pertanian Masih Menjadi Tulang Punggung
Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tetap memegang peranan krusial baik dalam struktur ekonomi maupun penyerapan tenaga kerja. Sektor ini memberikan andil terbesar terhadap PDRB Sulawesi Selatan, yakni sebesar 23,71 persen.
Dari sisi lapangan kerja, sektor pertanian menyerap tenaga kerja terbanyak dengan proporsi mencapai 34,06 persen atau sekitar 1,62 juta orang.










