Terkini, Jeneponto – Di tengah ruangan yang dipenuhi semangat dan antusiasme, Bupati Jeneponto Paris Yasir secara resmi membuka Lomba Kreativitas Pemuda Tahun 2026 yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Jeneponto. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa, 5 Mei 2026 ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Di balik penyelenggaraannya, tersimpan makna mendalam tentang bagaimana pemerintah daerah melihat peran pemuda sebagai kunci utama kemajuan daerah.
Dalam pandangan pemerintahan yang dipimpin Paris Yasir, pembangunan tidak hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun atau jumlah gedung yang berdiri. Pembangunan yang sesungguhnya adalah investasi pada sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan di masa mendatang.
"Lomba ini dirancang sebagai ruang ekspresi bagi para pemuda untuk menuangkan ide, inovasi, dan kreativitas yang mereka miliki. Di era persaingan yang semakin ketat seperti sekarang, kemampuan untuk berpikir kreatif dan menghasilkan terobosan baru menjadi modal yang sangat berharga." kata Paris Yasir.
Melalui ajang ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa potensi yang terpendam di kalangan pemuda tidak hilang begitu saja, melainkan dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama. Paris Yasir menegaskan harapan besarnya. “Saya berharap melalui ajang ini, potensi pemuda Jeneponto semakin berkembang dan mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah,” harapnya.

Pernyataan ini mencerminkan visi jangka panjang yang dibangun. Pemerintah daerah menyadari bahwa pemuda yang kreatif dan inovatif akan menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan peluang ekonomi, menyelesaikan berbagai permasalahan daerah dengan cara-cara baru, serta mengangkat nama Jeneponto di tingkat yang lebih luas. "Dengan kata lain, lomba ini adalah cara untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya siap bersaing, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah Jeneponto," ujarnya.
Ada makna lain yang tersirat dari kegiatan ini: menjembatani kesenjangan antara potensi dan pemanfaatan. Seringkali ide-ide brilian yang dimiliki pemuda hanya berhenti menjadi wacana karena tidak ada wadah yang mendukung untuk mengembangkannya. "Melalui lomba ini, pemerintah daerah hadir sebagai fasilitator yang memberikan ruang, apresiasi, dan bahkan dukungan agar ide-ide tersebut dapat diwujudkan menjadi karya yang bermanfaat." ungkap , Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jeney, Emil Ilyas Mattewakkang.
Dispora Kabupaten Jeneponto sebagai penyelenggara memandang kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam pembinaan pemuda. "Lomba tidak hanya menilai hasil karya, tetapi juga proses berpikir dan kemampuan mempresentasikan gagasan, semua keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat." pungkasnya

Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam menerapkan prinsip pembangunan partisipatif. Kemajuan Jeneponto tidak bisa hanya diupayakan oleh pemerintah semata, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk di dalamnya para pemuda. Dengan memberikan ruang bagi mereka untuk berkarya, pemerintah daerah mengajak generasi muda untuk merasa memiliki dan bertanggung jawab atas masa depan daerahnya.
Jika dilihat dari perspektif pembangunan, kegiatan seperti ini adalah investasi jangka panjang yang nilai manfaatnya akan terus tumbuh seiring berjalannya waktu. Pemuda yang hari ini menampilkan kreativitasnya dalam lomba, di masa depan bisa menjadi pengusaha sukses, penemu, pemimpin, atau profesional yang akan membawa kemajuan bagi Jeneponto.
Paris Yasir tampaknya memahami betul bahwa kemajuan daerah yang berkelanjutan hanya bisa tercapai jika ditopang oleh generasi muda yang berkualitas. Oleh karena itu, lomba kreativitas ini menjadi salah satu batu pijakan untuk mewujudkan hal tersebut.
Saat kegiatan dimulai dan para peserta mulai menampilkan karya-karyanya, satu hal yang menjadi jelas, Jeneponto sedang menanam benih-benih harapan. Dan di tangan para pemuda inilah, masa depan daerah ini akan terus diwarnai dengan ide-ide segar dan karya-karya yang membanggakan.










