Open House Idul Fitri Danny Pomanto Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bernyanyi Bersama

Open House Idul Fitri Danny Pomanto Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bernyanyi Bersama

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Suasana penuh kehangatan dan toleransi mewarnai perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Makassar.

Dalam momen open house Idul Fitri yang digelar di kediaman mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, tokoh lintas agama, termasuk seorang uskup, terlihat bernyanyi lagu religi Islami bersama dalam suasana halal bihalal yang penuh kebersamaan.

Momen kebersamaan tersebut menjadi simbol kuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Makassar.

Dalam suasana penuh keakraban, para tokoh agama dan tamu undangan tampak bernyanyi bersama lagu religi Islami berjudul Bersyukur yang dipopulerkan Opick sebagai bentuk kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi di hari kemenangan.

Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan bahwa Idul Fitri bukan hanya menjadi perayaan umat Islam, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di Kota Makassar.

“Ketika toleransi berbuah manis, kita bisa merasakan kebersamaan tanpa melihat perbedaan. Idul Fitri adalah momentum saling menghargai, saling memaafkan, dan memperkuat persaudaraan di Kota Makassar,” ujar mantan Walikota Makassar dua periode ini.

Menurutnya, Makassar dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi, persatuan, dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat yang beragam dan harmonis.

"Momentum kebersamaan lintas agama ini diharapkan dapat terus memperkuat kerukunan antarumat beragama serta menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial di Kota Makassar," imbuhnya.

Danny Pomanto juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kota Makassar yang lebih maju, inklusif, dan harmonis.

“Mari kita jaga Makassar sebagai rumah bersama yang damai, rukun, dan penuh toleransi,” tambahnya.

Kegiatan open house Idul Fitri yang juga dihadiri tokoh lintas agama ini menjadi contoh nyata bahwa toleransi dan persaudaraan dapat terjalin dengan baik di tengah keberagaman masyarakat Kota Makassar.